Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta perluasan akses ekonomi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sebagai upaya mendorong pertumbuhan daerah yang berkelanjutan.
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menyampaikan hal tersebut saat memberikan nota penjelasan terhadap Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bengkayang di Bengkayang, Selasa.
Menurut Sebastianus, RKPD 2027 mengusung tema "Percepatan Pembangunan Melalui Perluasan Akses Ekonomi, Peningkatan Kapasitas SDM, Serta Digitalisasi Tata Kelola Pemerintahan" menjadi pedoman penyusunan APBD tahun 2027.
"Melalui tema tersebut, pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memperluas akses ekonomi, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital," katanya.
Ia menjelaskan terdapat lima isu strategis yang menjadi fokus pembangunan tahun depan, yakni penguatan infrastruktur wilayah, peningkatan kualitas SDM, penguatan ketahanan ekonomi, digitalisasi pemerintahan, serta pengelolaan lingkungan hidup dan ketahanan bencana.
Pada sektor infrastruktur, pemerintah akan memprioritaskan peningkatan konektivitas antarkecamatan dan desa melalui perbaikan jalan, rehabilitasi jaringan irigasi, penyediaan air minum layak, hingga pembangunan sistem pengolahan air limbah domestik untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat.
Di bidang SDM, menurut dia, pemerintah daerah akan meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan melalui upaya peningkatan angka harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, penurunan angka kematian ibu dan bayi, percepatan penurunan prevalensi tengkes, serta peningkatan penguasaan teknologi informasi bagi masyarakat.
Sementara itu, ia mengatakan pada sektor ekonomi, Pemkab Bengkayang akan memperkuat sektor perdagangan dan pertanian sebagai penyumbang utama perekonomian daerah melalui optimalisasi komoditas unggulan, revitalisasi pasar tradisional, pengembangan sektor peternakan dan perkebunan, serta promosi destinasi wisata seperti Pulau Lemukutan dan kawasan Riam untuk meningkatkan investasi.
Bupati Darwis mengatakan pemerintah juga akan memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, kemudahan perizinan, transparansi pengelolaan keuangan daerah, serta integrasi data pemerintahan.
"Selain itu juga penguatan mitigasi bencana menjadi perhatian mengingat Kabupaten Bengkayang memiliki tingkat kerawanan terhadap banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, dan kebakaran hutan," ujar dia.
Upaya tersebut lanjut Bupati, dilakukan melalui penataan ruang, perluasan ruang terbuka hijau, serta peningkatan kapasitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Menurut dia, seluruh program pembangunan disusun menggunakan pendekatan "money follows program" sehingga setiap anggaran yang dialokasikan diarahkan pada program prioritas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.