Pontianak (ANTARA) - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI terus mengintensifkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan guna memperkuat pemahaman ideologi dan konstitusi di kalangan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Novotel Pontianak, Rabu (15/7), diikuti ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat Kalimantan Barat dengan antusiasme tinggi.
Pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI, Muhammad Hoerudin Amin, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tugas konstitusional MPR untuk merawat dan menjaga ideologi negara. Menurutnya, pemahaman yang luas terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sangat penting sebagai titik temu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Tugas MPR bukan menjadikan ideologi sebagai kotak sempit, tetapi memberi pemahaman meluas bahwa bangsa ini memiliki dasar negara yang baik dan harus dipahami bersama," ujar Hoerudin usai menyampaikan materi di acara yang digelar bersama Yayasan Labbaik Indonesia.
Ia juga mengungkapkan keprihatinan atas minimnya literasi kebangsaan. Berdasarkan data, hanya sekitar 5% dari total 265 juta penduduk Indonesia yang benar-benar paham Pancasila dan UUD 1945. "Ini yang mendorong kami terus melakukan sosialisasi secara masif," tambahnya.
Anggota Badan Sosialisasi MPR RI, A. Junaidi Auly, menambahkan bahwa sosialisasi tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga memanfaatkan teknologi digital dan media sosial agar jangkauan lebih luas. "Dengan teknologi, pesan kebangsaan bisa tersebar lebih cepat dan merata," ujarnya.
Sementara itu, Anggota MPR RI, Alifudin, menilai penguatan Empat Pilar sangat krusial, tidak hanya untuk menjaga kerukunan tetapi juga mendorong kemajuan pembangunan daerah. "Kami ingin warga Kalbar paham betul sehingga bisa hidup tentram dan bahagia," tutur Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS ini.
Selain ideologi, MPR juga fokus menyosialisasikan konstitusi secara praktis agar mudah dipahami masyarakat awam. Kegiatan ini dihadiri pula oleh anggota Badan Sosialisasi MPR RI lainnya dan diharapkan menjadi agenda berkelanjutan demi keutuhan bangsa.
Pewarta: DediUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.