Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memberikan subsidi hingga hampir Rp50 ribu per paket bahan pokok melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi pangan di daerah tersebut.

"Ketika ada subsidi sampai Rp21 ribu, itu cukup membantu. Apalagi saya tambahkan lagi tadi Rp26 ribu. Ya hampir Rp50 ribu subsidinya. Pasti masyarakat bahagia banget," kata Bupati Kubu Raya Sujiwo di Sungai Raya, Rabu.

Sujiwo mengatakan subsidi tersebut merupakan gabungan bantuan pemerintah daerah sebesar Rp21 ribu per paket ditambah subsidi tambahan sebesar Rp26 ribu yang diberikan saat pelaksanaan GPM di Rendys Cafe, Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap.

Menurut dia, program tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama saat kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih dan daya beli sebagian warga masih menghadapi tantangan.

Ia menegaskan Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari rangkaian operasi pasar yang dilaksanakan pemerintah daerah di berbagai kecamatan untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

"Ini rangkaian operasi pasar yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Gerakan Pangan Murah. Artinya, kita turun di kecamatan-kecamatan. Ini titik yang ketiga," tuturnya.

Sujiwo memastikan pelaksanaan operasi pasar murah akan terus diperluas ke berbagai wilayah di Kabupaten Kubu Raya agar manfaat subsidi pangan dapat dirasakan lebih banyak masyarakat, terutama kelompok rentan dan berpenghasilan rendah.

Menurut dia, selain membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, program tersebut juga menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Desa Pal IX mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap keberlanjutan program tersebut mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah melalui stabilitas harga bahan pangan di tingkat konsumen.



Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026