Pontianak (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat memperkuat bidang Pidana Militer (Pidmil) melalui koordinasi penanganan perkara koneksitas antara unsur sipil dan militer di tengah perubahan sistem hukum nasional.
"Penguatan tersebut kami tandai dengan pelantikan Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat yang baru, Kolonel Cpm Agus Subur Mudjiono," kata Kajati Kalbar Emilwan Ridwan usai melantik Aspidmil Kejati Kalimantan Barat di Pontianak, Rabu.
Emilwan Ridwan mengatakan keberadaan Aspidmil memiliki peran strategis dalam memastikan penanganan perkara yang melibatkan subjek hukum sipil maupun militer agar berjalan secara efektif, objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum.
Menurut dia, tantangan penegakan hukum ke depan semakin kompleks, terutama dengan memasuki era implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional, pembaruan hukum acara pidana, serta transformasi digital di lingkungan Kejaksaan.
"Bangun komunikasi yang baik, perkuat kolaborasi lintas institusi, jaga integritas, serta jadilah teladan dalam setiap pelaksanaan tugas," ujarnya.
Ia meminta Aspidmil yang baru segera memahami karakteristik wilayah hukum Kalimantan Barat serta membangun koordinasi erat dengan institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Oditurat Militer, Pengadilan Militer, dan seluruh aparat penegak hukum lainnya.
Emilwan menilai sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam membangun sistem peradilan pidana terpadu yang mampu menjawab perkembangan masyarakat serta tetap menjunjung profesionalisme, independensi, dan kewenangan masing-masing institusi.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan hanya tanggung jawab administratif, tetapi merupakan amanah negara yang membutuhkan komitmen, dedikasi, dan integritas tinggi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
"Kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum hanya dapat diwujudkan melalui kinerja yang profesional, transparan, dan berintegritas," ujarnya.
Pelantikan Aspidmil tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat memperkuat tata kelola penegakan hukum yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mendukung agenda reformasi hukum nasional.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Baharuddin Lopa Kejati Kalbar dan dihadiri jajaran Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat serta unsur TNI, di antaranya Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura, Polisi Militer Lantamal XII Pontianak, Satuan Polisi Militer Lanud Supadio, Oditurat Militer II-06 Pontianak, dan Pengadilan Militer I-05 Pontianak.
"Dengan penguatan bidang Pidana Militer tersebut, Kejati Kalbar berharap koordinasi antarpenegak hukum semakin solid dalam mewujudkan sistem peradilan yang memberikan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat," kata Emilwan.
Pewarta: Rendra OxtoraUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.