Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat menyiapkan anggaran belanja tidak terduga (BTT) sekitar Rp500 juta untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.
"Saya sudah mengambil langkah dengan mengeluarkan belanja tidak terduga kurang lebih Rp500 juta. Anggaran ini untuk kepentingan BBM, makan minum, dan kebutuhan operasional lainnya. Saya tidak ingin ada relawan damkar yang terlantar makannya ataupun kendaraan pemadam kehabisan BBM," kata Bupati Kubu Raya, Sujiwo usai memimpin pemadaman kebakaran lahan gambut di Dusun Mulyorejo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kamis.
Ia mengatakan anggaran tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan operasional personel dan relawan pemadam kebakaran dapat terpenuhi selama proses pengendalian karhutla berlangsung.
Dalam operasi pemadaman tersebut, Sujiwo bersama Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika dan Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf Robbi Firdaus turun langsung memadamkan api di areal sekitar SMA Negeri 4 Sungai Raya.
Upaya tersebut dilakukan untuk melokalisasi pergerakan api agar tidak meluas dan mengancam fasilitas publik maupun permukiman warga di sekitar lokasi kebakaran.
Sujiwo mengapresiasi kerja keras seluruh petugas dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla serta mendoakan keselamatan bagi seluruh personel yang masih berjibaku di lapangan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca memasuki musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran.
Menurut Sujiwo, karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi dapat memberikan dampak luas terhadap kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga perekonomian masyarakat.
"Kebakaran lahan berdampak sangat fatal. Sektor kesehatan terganggu karena masyarakat terancam ISPA. Pendidikan juga terdampak jika sekolah harus diliburkan. Bahkan penerbangan bisa terganggu sehingga berpengaruh terhadap perekonomian," ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus memperkuat koordinasi bersama TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, serta seluruh unsur masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla.
Pemkab Kubu Raya berharap dukungan anggaran dan sinergi lintas sektor mampu mempercepat pengendalian kebakaran serta meminimalkan dampak yang dapat dirasakan masyarakat selama musim kemarau.
Pewarta: Rendra OxtoraEditor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.