Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang, Kalimantan Barat, terus memperkuat pengembangan kawasan perbatasan dengan menyiapkan fasilitas bongkar muat barang di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang guna mendukung kelancaran arus logistik dan perdagangan lintas negara.
Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi pusat bongkar muat barang di kawasan PLBN Jagoi Babang untuk memastikan kesiapan lahan dan potensi pengembangannya.
Sebastianus di Bengkayang, Jumat, mengatakan keberadaan fasilitas logistik tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang sekaligus memperkuat peran Jagoi Babang sebagai salah satu pintu gerbang perdagangan antara Indonesia dan Malaysia.
"Pemerintah daerah ingin memastikan kawasan ini siap mendukung aktivitas logistik dan perdagangan lintas batas sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat perbatasan," katanya.
Ia mengatakan pengembangan infrastruktur pendukung di kawasan PLBN merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah perbatasan, memperlancar konektivitas, serta membuka peluang investasi dan usaha baru.
Selain mendukung aktivitas perdagangan, fasilitas bongkar muat juga diharapkan mampu memperkuat rantai pasok komoditas lokal sehingga hasil pertanian, perkebunan, dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Bengkayang memiliki akses pasar yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Bengkayang, lanjut dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemangku kepentingan lainnya agar pengembangan kawasan PLBN Jagoi Babang berjalan sesuai rencana dan terintegrasi dengan program pembangunan kawasan perbatasan.
"Lewat pengembangan fasilitas logistik ini kita berharap kawasan perbatasan tidak hanya berfungsi sebagai pintu keluar masuk orang dan barang, tetapi juga tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia," ujar dia.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.