Pontianak (ANTARA) - Memasuki hari terakhir pelaksanaan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026, para peserta terus bergerak menyosialisasikan kemudahan sistem pembayaran digital berbasis QRIS kepada masyarakat dengan menjalankan misi QRIS Experience Rp1 di booth yang berada di Halaman Museum Kalbar, Pontianak, pada Minggu (19/7).
Salah satu tim yang terlibat aktif, Kelompok Tiga Rasa yang beranggotakan Jimi, Dilla, dan Tasya, mengungkapkan bahwa selama perjalanan mengikuti kegiatan ini, mereka mendapati masyarakat Kalbar secara umum sudah cukup mengenal dan menggunakan QRIS dalam transaksi sehari-hari karena dinilai lebih mudah, praktis, dan cepat. Dari sisi pelaku UMKM, Jimi selaku perwakilan kelompok menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar sudah menjadi merchant, masih ada pula yang belum mendaftar karena tidak tahu cara membukanya, sehingga tim pun turut membantu mereka untuk langsung mendaftarkan diri di lokasi.
Hal serupa dirasakan oleh pelaku UMKM seperti Dona, pemilik Dapur Saltsa yang menjajakan kuliner curos dan aneka menu lainnya. Usaha yang dirintisnya sejak 2023 ini mulai menggunakan QRIS sebagai merchant pada tahun 2024, dan ia mengaku sangat terbantu karena tidak perlu repot menyediakan uang kembalian, setiap transaksi tercatat dengan rapi, dan saat ini mayoritas pelanggan sudah menggunakan QRIS untuk membayar.
Pengguna QRIS dari kalangan masyarakat, Ayu Meti, menambahkan bahwa dirinya telah menggunakan sistem ini sejak pertama kali hadir dan kini sudah jarang memakai uang tunai karena QRIS dianggap mudah, cepat, dan membuatnya tidak perlu lagi tarik uang di ATM.
Koordinator Utama QJI 2026 Kalbar yang juga merupakan Analis Yunior Unit Sistem Pembayaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalbar, Maulana Ryan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta atas antusiasme, semangat, dan kreativitas yang telah ditunjukkan dari Rabu hingga Minggu (15–19 Juli 2026), dengan puncak acara digelar pada hari ini di Halaman Museum Kalbar.
Kegiatan yang berlangsung di tiga wilayah yakni Kota Pontianak, Kota Singkawang, dan Kabupaten Kubu Raya ini mengangkat tema kuliner yang sarat akan kearifan lokal, dirancang untuk mendorong akseptasi dan digitalisasi sistem pembayaran, khususnya melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kalbar.
Dalam ajang ini, tujuh tim terpilih dari hampir 100 pendaftar yang terdiri dari para konten kreator, mahasiswa aktif, hingga mantan duta daerah seperti Duta Pelajar dan Duta Putri Kalbar, siap beradu kreativitas, yakni Temet, Aoq Gas, Jejak Kapuas, Tiga Rasa Khatulistiwa, Choipay, Kemponan, dan Sipscan.
Mereka disaring secara ketat berdasarkan kualitas konten yang positif dan tingkat interaksi yang tinggi di media sosial. Diharapkan melalui rangkaian kegiatan ini, semakin banyak masyarakat dan pelaku UMKM di Kalbar yang teredukasi dan beralih menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran yang aman, mudah, dan efisien, sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.
Pewarta: DediEditor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.