Sampit (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), salah satunya menyiagakan ruang oksigen di fasilitas kesehatan.
“Ruang oksigen kami siapkan apabila kualitas udara terus menurun dan kondisi di lapangan memang membutuhkan pelayanan tersebut untuk masyarakat,” kata Sekretaris Dinkes Kotim Ali di Sampit, Senin.
Ia menjelaskan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya antisipasi pemerintah daerah menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September ketika potensi karhutla serta kabut asap cenderung meningkat.
Ruang oksigen disiapkan di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah, mulai dari puskesmas, rumah sakit, hingga Public Safety Center (PSC), sehingga masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap dapat memperoleh penanganan awal secara cepat.
Dinkes Kotim juga telah menerbitkan surat edaran kesiapsiagaan kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan sebagai pedoman menghadapi kemungkinan meningkatnya kasus penyakit akibat kabut asap.
Setiap fasilitas kesehatan diminta memastikan pelayanan tetap berjalan optimal dengan menyiapkan tenaga kesehatan, ketersediaan obat-obatan, bahan medis habis pakai, hingga sarana pendukung lainnya apabila jumlah pasien meningkat selama musim kemarau.
“Lewat surat edaran itu kami meminta seluruh fasilitas kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik apabila dampak kabut asap semakin meluas,” tuturnya.
Disamping itu pihaknya juga memperkuat langkah pencegahan melalui pembagian masker kepada masyarakat. Kegiatan tersebut telah dimulai sejak akhir Juli dan akan terus dilanjutkan menyesuaikan perkembangan kualitas udara di wilayah Kotim.
Sebelumnya sekitar 15.000 lembar masker, meliputi masker dewasa dan anak-anak, telah dibagikan di sejumlah lokasi di Kota Sampit, yakni Pasar Al Kamal, simpang Jalan Pelita-HM Arsyad, Jalan Ahmad Yani-Suprapto, Jalan Ki Hajar Dewantara-Gunung Kerinci, Jalan Sari Gading-Christopel Mihing, serta kawasan Taman Kota Sampit.
Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Devita MaulinaUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.