Pontianak (ANTARA) - Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan semangat gotong royong harus terus dipelihara karena tidak hanya memperkuat kepedulian sosial, tetapi juga menjadi modal penting dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

"Budaya gotong royong dinilai menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan berdaya di Kabupaten Kubu Raya melalui keterlibatan aktif masyarakat," kata Sujiwo saat menghadiri Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 tingkat Kabupaten Kubu Raya di Kantor Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Jumat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Kubu Raya Atzebiyatulensi serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Barat Hendra Bachtiar.

Rangkaian BBGRM diawali dengan aksi *Clean Up Action* (CUAN) yang dipimpin langsung Bupati Sujiwo bersama jajaran pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Usai kegiatan bersih-bersih, peserta melaksanakan penanaman pohon sebagai upaya memperkuat pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan ruang terbuka hijau di wilayah Desa Sungai Itik.

Menurut Sujiwo, aksi gotong royong dan penghijauan merupakan langkah nyata membangun kesadaran masyarakat agar menjaga lingkungan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Ia berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui BBGRM tidak hanya berlangsung saat kegiatan seremonial, tetapi terus diterapkan masyarakat dalam berbagai aktivitas pembangunan di tingkat desa.

"Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menjadikan BBGRM sebagai salah satu upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan sekaligus mendorong terciptanya desa yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," kata dia.

 



Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026