Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya mengubah kawasan Pasar Kakap yang sebelumnya kumuh menjadi ruang publik sekaligus pusat ekonomi baru melalui penataan Taman Pasar Kakap.

"Ketika kita menata ini, artinya sedang memperbaiki wajahnya Kalimantan Barat, wajahnya Kubu Raya. Yang awalnya kumuh menjadi tertata dan yang paling utama akan ada pergerakan ekonomi," kata Bupati Kubu Raya Sujiwo saat meresmikan Taman Pasar Kakap, di Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Sabtu.

Sujiwo mengatakan penataan kawasan tersebut tidak sekadar memperbaiki tampilan wilayah, tetapi juga diharapkan mendorong pergerakan ekonomi dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Ia menjelaskan pemerintah kabupaten menyiapkan penataan kawasan tersebut dalam tiga titik utama, yakni Taman Pasar Kakap, kawasan susur sungai, dan Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) di bekas terminal milik pemerintah kabupaten.

Menurut Sujiwo, pengembangan kawasan akan memanfaatkan aset pemerintah daerah yang selama ini belum optimal, sehingga dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus ruang aktivitas baru bagi masyarakat.

"Nanti saya minta tolong Pak Sekda, perangkat daerah terkait, dan Perumda Aneka Usaha duduk diskusi. Itu akan kita bikin yang keren banget. Kita hanya memanfaatkan aset-aset yang selama ini tidak tergarap," ujarnya.

Untuk mendukung operasional Pujasera, pemerintah kabupaten setempat menargetkan pendapatan retribusi parkir inap sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per hari. Pendapatan tersebut akan digunakan untuk mendukung pengelolaan kawasan.

Sujiwo juga meminta pendataan lapak pelaku UMKM segera dilakukan agar pengelolaannya tertib dan profesional. Pemerintah kabupaten akan menyiapkan kios tambahan bagi pedagang yang belum memperoleh tempat setelah proses relokasi.

Ia berharap penataan kawasan tersebut dapat menciptakan ruang publik yang nyaman, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar, terutama pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Untuk meningkatkan daya tarik kawasan, pemerintah kabupaten juga menyiapkan hiburan rakyat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak tanpa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Sujiwo mengatakan sejumlah artis akan dihadirkan untuk memeriahkan kegiatan masyarakat, di antaranya Ruri Repvblik, Obbie Messakh, Weni, serta Cak Lontong yang dijadwalkan tampil di Dermaraja Rasau.

Ia menegaskan konsep pengembangan kawasan akan mengutamakan kolaborasi, sehingga kegiatan hiburan dan penggerakan ekonomi masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pembiayaan pemerintah daerah.

"Penataan kawasan Pasar Kakap diharapkan menjadi contoh pemanfaatan aset daerah untuk menciptakan ruang publik yang lebih tertata sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kubu Raya," ujarnya pula.



Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala

COPYRIGHT © ANTARA 2026