Sukabumi (ANTARA) - Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) ikut andil dan mengambil peran dalam membangun karakter kebangsaan generasi muda.
"Pembinaan melalui kepanduan dinilai penting untuk menanamkan semangat gotong royong, persatuan, kepedulian sosial, dan keterampilan sebagai bekal generasi penerus bangsa," kata Kapolri saat menghadiri rangkaian Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat yang dikutip dari keterangan tertulis PUI, Kamis.
Kegiatan kepanduan, kata Listyo, memiliki peran strategis dalam memberikan pendidikan karakter yang dibutuhkan generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung pada 2–4 September 2026 tersebut menjadi momentum pembinaan dan kaderisasi generasi muda melalui kegiatan kepanduan, kebangsaan, keagamaan, kepemimpinan, kreativitas, dan pengabdian.
"Bagaimana membangun karakter kebangsaan, membangun jiwa saling menolong, gotong royong, jiwa persatuan, dan juga keterampilan-keterampilan lain. Pendidikan karakter kebangsaan tentunya dibutuhkan oleh mereka untuk menjadi calon-calon generasi muda penerus bangsa," ujar Listyo.
Listyo turut menyinggung perjalanan panjang PUI yang telah tumbuh sejak sebelum Indonesia merdeka. Sejumlah tokoh yang kemudian menjadi bagian penting dalam sejarah PUI, termasuk KH Abdul Halim dan KH Ahmad Sanusi, tercatat terlibat dalam Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang ikut merumuskan dasar negara dan UUD 1945.
Karena itu, ia berharap PUI dapat meneruskan kontribusi para pendahulunya dengan mengambil peran dalam menjaga persatuan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Ini adalah tokoh-tokoh nasional yang sudah lahir sejak zaman dahulu. Ke depan, harapan kita PUI terus bisa ikut menjaga bangsa dengan keterampilan yang ada, bersama elemen masyarakat lainnya," ujarnya.
Ketua Umum PUI Raizal Arifin mengatakan Kemah Nasional Pramuka PUI merupakan bagian dari proses kaderisasi untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.
"Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, kokoh spiritualitasnya, cinta Indonesia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa," kata Raizal.
Ia mengatakan, PUI selama ini juga banyak belajar dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, terutama dalam membangun budaya disiplin yang dinilai penting dalam proses pembinaan generasi muda.
"Kami ingin anak-anak muda PUI tumbuh menjadi generasi yang mampu memimpin dirinya, memimpin lingkungannya, dan pada waktunya mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.
Pewarta: Syarif AbdullahUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.