Insan maritim di Kalbar bagikan masker dan salurkan bantuan sembako
- 8 September 2026 10:53
Sebuah truk mengangkut kontainer pada kegiatan pelepasan ekspor komoditas aluminium hydroxide dan aluminium oxide di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/8/2026). Kantor Staf Presiden (KSP) resmi melepas ekspor komoditas aluminium hydroxide dan aluminium oxide milik PT Indonesia Chemical Alumina (ICA) sebanyak 40 kontainer pada tahap awal menuju Jepang dengan target pengiriman sekitar 200 kontainer dalam sepekan, yang menjadi penanda berakhirnya hambatan pengapalan yang sempat dialami pelaku industri akibat perbedaan penafsiran terhadap ketentuan mengenai Logam Tanah Jarang (LTJ). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman (kelima kanan), didampingi Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan (ketujuh kiri) serta sejumlah pejabat kementerian dan PT Danantara Indonesia, melepas ekspor komoditas aluminium hydroxide dan aluminium oxide di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (7/8/2026). Kantor Staf Presiden (KSP) resmi melepas ekspor komoditas aluminium hydroxide dan aluminium oxide milik PT Indonesia Chemical Alumina (ICA) sebanyak 40 kontainer pada tahap awal menuju Jepang dengan target pengiriman sekitar 200 kontainer dalam sepekan, yang menjadi penanda berakhirnya hambatan pengapalan yang sempat dialami pelaku industri akibat perbedaan penafsiran terhadap ketentuan mengenai Logam Tanah Jarang (LTJ). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman (ketiga kanan) didampingi Plt Deputi II Kepala KSP Popy Rufaidah (kedua kanan), Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kemenko Bidang Perekonomian Elen Setiadi (kedua kiri), Wakil Direktur Utama Mind ID Dany Amrul Ichdan (kiri) dan Direktur Komersial PT Pelindo (Persero) Farid Padang (kanan) saat melepas ekspor komoditas aluminium hydroxide dan aluminium oxide secara simbolis di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Jumat (7/8/2026). Kantor Staf Presiden (KSP) resmi melepas ekspor komoditas aluminium hydroxide dan aluminium oxide milik PT Indonesia Chemical Alumina (ICA) sebanyak 40 kontainer pada tahap awal menuju Jepang dengan target pengiriman sekitar 200 kontainer dalam sepekan, yang menjadi penanda berakhirnya hambatan pengapalan yang sempat dialami pelaku industri akibat perbedaan penafsiran terhadap ketentuan mengenai Logam Tanah Jarang (LTJ). ANTARA FOTO/Jessica Wuysang