Ekonom: Sail Indonesia bisa dorong keunggulan komparatif daerah

Ekonom: Sail Indonesia bisa dorong keunggulan komparatif daerah

Peselancar Indonesia Herbert Wau memperlihatkan aksinya pada kategori Man Qualifying Series (QS) 3000 Nias Pro Internasional Surfing 2019 di Pantai Sorake, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa (10/9/2019). ANTARA FOTO/Septianda Perdana/hp. (ANTARA FOTO/SEPTIANDA PERDANA)

Jakarta (ANTARA) - Ekonom Hisar Sirait menilai bahwa penyelenggaraan Sail Indonesia, seperti Sail Nias 2019 dapat mendorong keunggulan komparatif masing-masing daerah dalam pengembangan ekonomi berorientasi pariwisata.

"Mestinya begitu, pengembangan ekonomi daerah harus bertumpu pada kepemilikan sumber daya mereka, kepemilikan atas keunikan masing-masing," katanya saat dihubungi Antara di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan bahwa Nias, sebagai lokasi penyelenggaraan Sail Indonesia tahun 2019, memiliki potensi wisata yang jelas maka dari itu pemerintah ketika ingin membangun Nias haruslah memastikan bahwa wilayah tersebut berubah menjadi wilayah dengan pola pembangunan ekonomi berorientasi wisata laut.

Semua pembangunan di Nias haruslah yang bermuara pada bagaimana semua tersentralisasi pada pemanfaatan dan juga eksploitasi yang sempurna atas potensi wisata di Nias.

Pembangunan di daerah-daerah, khususnya di Nias harus bermuara pada keunikan masing-masing daerah tersebut.

"Pemerintah daerah harus berjuang dan mampu menemukan keunikan yang mereka miliki, kalau ini tidak bisa dilakukan maka upaya program Sail Indonesia untuk mendorong keunggulan komparatif di daerah-daerah tidak akan terwujud," ujar Hisar Sirait.

Baca juga: Sail Nias 2019, gerakkan perekonomian warga lokal

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah bertekad untuk menjadikan Kepulauan Nias sebagai gerbang destinasi wisata dunia.

Hal itu disampaikan Menko Maritim saat mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka secara langsung pelaksanaan puncak acara Sail Nias 2019 di Dermaga Pelabuhan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (14/9).

Kegiatan Sail Nias 2019 ini, lanjut dia, merupakan Sail yang ke-11 dari rangkaian Sail Indonesia yang dilaksanakan sejak  2009 di Bunaken, Sulawesi Utara. Sail bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah-daerah tertinggal di Indonesia.

Namun seiring dengan perkembangan, tujuan untuk mempercepat pembangunan daerah-daerah tertinggal di Indonesia tidak lagi relevan. Mulai Sail Sabang, penyelenggaraan Sail Indonesia diutamakan untuk mendorong pariwisata di tempat-tempat pelaksanaannya.
Baca juga: Pemerintah akan benahi infrastruktur dukung pariwisata Nias
 

Pemprov Sumut berdayakan ratusan komunitas untuk Sail Nias

Pewarta : Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019