Dinkes Papua antisipasi masuknya virus corona

Dinkes Papua antisipasi masuknya virus corona

Petugas Karantina Kesehatan memeriksa suhu tubuh wisatawan asal China (kiri) yang baru mendarat di bandara DEO Kota Sorong, Papua Barat, Ahad (26/1/2020). ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/am.

Jayapura (ANTARA) - Pihak Dinas Kesehatan Provinsi Papua hingga kini terus mengantisipasi masuknya virus corona di bandar udara di beberapa kabupaten yang ada di provinsi tersebut.

"Semua sudah siap, kami sudah siapkan baju astronot sebanyak 29 buah untuk melindungi petugas," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Papua Aaron Rumainum di Jayapura, Senin.

Baca juga: Antisipasi virus corona, RSUD Jayapura siapkan ruang isolasi

Selain itu, kata dia, di beberapa kabupaten di Papua sudah menyiapkan thermorscanner di bandara untuk memeriksa penumpang yang datang terutama orang asing.

Beberapa kabupaten yang telah siaga mengantisipasi masuknya virus corona yakni Kabupaten Biak Numfor, Timika, Merauke dan Kabupaten Nabire.

Baca juga: Pemerintah tegaskan tidak ada kasus positif virus corona di Indonesia

"Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Merauke melapor ke kami bahwa sudah memfungsikan thermorscanner di Bandar Udara Mopah Merauke," katanya.

Lanjut dia, KKP Biak juga melapor bahwa sudah memfungsikan thermorscanner di Bandar Udara Frans Kasiepo Biak, sedangkan rekan-rekan KKP di Timika dan Nabire menggunakan infrared.

Baca juga: Antisipasi corona, petugas Bandara Juanda wajib gunakan APD

"Untuk pekerja yang bekerja di tambang emas di Nabire dilaporkan bahwa mereka masuk dari Ambon lalu masuk ke Nabire, dan sudah dikoordinasikan lalu sudah diperketat pengawasannya," ujar dia.

Dari data yang diperoleh kebiasaan warga China menyantap sup kelelawar diduga biang dari menyebarnya virus coronavirus (nCoV). Virus ini diduga berasal virus penyebab SARS. Diduga cara penularannya pun sama, ditularkan dari binatang ke manusia.
 
Pewarta : Musa Abubar
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 1970