Kemenag Kota Tangerang: 1.602 orang sudah terima rekomendasi umrah

Kemenag Kota Tangerang: 1.602 orang sudah terima rekomendasi umrah

Calon Jamaah Umroh berfoto bersama saat menunggu kepastian untuk berangkat ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). Ribuan calon Jamaah Umroh yang melalui bandara Soetta dipastikan gagal berangkat menuju Tanah Suci Mekah untuk melaksanakan ibadah Umroh dan Ziarah ke Masjid Nabawi, karena adanya penghentian sementara masuknya warga negara asing ke wilayah kerajaan Arab Saudi hingga batas waktu yang belum ditentukan untuk mencegah penularaan virus corona. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama.

Tangerang (ANTARA) - Kementrian Agama Kota Tangerang telah mengeluarkan rekomendasi untuk perjalanan ibadah umroh selama Januari dan Februari Tahun 2020 untuk 1.602 orang.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Dedi Mahfudin di Tangerang, Kamis mengatakan, pada Januari ada 937 orang yang diberikan rekomendasi untuk umrah melalui berbagai agen travel, sedangkan pada Februari, ada 665 orang yang diberikan rekomendasi umroh.

"Kemenag hanya memberikan rekomendasi umrah yang dimintakan oleh setiap travel dan tercatat setiap bulannya. Mengenai jumlah yang telah dan akan berangkat ibadah umrah, datanya ada pada setiap travel," ujarnya.

Sementara itu, untuk rekomendasi perjalanan umrah selama kurun waktu Tahun 2019 yang dikeluarkan Kemenag Kota Tangerang tercatat untuk 8.255 orang. Khusus Desember 2019 ada 763 orang yang mengajukan rekomendasi dan telah diberikan.

Terkait perjalanan ibadah umrah, jamaah asal Kota Tangerang yang tidak jadi berangkat karena adanya maklumat dari Kerajaan Arab Saudi, dikatakannya, jumlahnya berada pada setiap agen travel.

"Kalau yang mengajukan di Bulan Desember 2019 dan Januari 2020, mungkin berangkat pada bulan ini, tapi Kalau yang mengajukan di Bulan Februari, berangkat di bulan Maret atau April," ujarnya.

Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi menangguhkan sementara pelayanan umrah bagi warga dari luar kersjasaan dalam upaya mencegah penyebaran virus corona jenis baru.

"Telah dilaksanakan penangguhan masuknya warga non-Saudi ke Kerajaan Saudi untuk tujuan umrah dan kunjungan lain serta penghentian penerbitan visa untuk sementara," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah untuk Urusan Umrah Arab Saudi Abdulaziz Bin Wazzan dalam siaran pers Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi yang diterima di Jakarta.
Pewarta : Achmad Irfan
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2020