NTT targetkan membentuk 110 desa digital pada 2020

NTT targetkan membentuk 110 desa digital pada 2020

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,Provinsi NTT, Aba Maulaka. ANTARA/Benny Jahang/pri.

Waikabubak (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika Nusa Tenggara Timur menargetkan membentuk 110 desa digital tersebar di 22 kabupaten/kota di provinsi berbasis kepulauan itu pada 2020 guna memudahkan masyarakat desa mengakses internet dalam mengembangkan usaha ekonomi kreatif mereka.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika NTT Aba Maulaka usai mendampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat meresmikan Desa Malata sebagai desa digital pertama di Kabupaten Sumba Barat, Jumat (28/2), mengatakan sesuai kesepakatan bersama para kepala Kominfo dari 22 kabupaten/kota di NTT bahwa pada 2020 setiap kabupaten/kota memiliki lima desa digital.

Dia menjelaskan pembangunan 110 desa digital itu sebagai wujud NTT Bangkit dalam bidang digital, sedangkan 25 desa di Kabupaten Timor Tengah Utara, Manggarai Timur, Sumba Barat sudah didigitalisasi awal 2020.

Dia menjelaskan melalui desa digital maka warga desa yang sebelumnya mengalami kesulitan mengakses internet sudah dapat mengakses fasilitas itu dengan mudah dan gratis.

"Kami harapkan dengan adanya desa digital di Desa Malata, Kabupaten Sumba Barat mendorong masyarakat desa agar lebih gencar dalam mempromosikan berbagai keunggulan desa ini melalui media sosial sehingga diketahui publik secara luas," kata dia.

Baca juga: Gubernur NTT resmikan desa digital pertama di Pulau Sumba

Mantan Wakil Bupati Alor itu mengatakan pembentukan desa digital dilakukan tanpa menggunakan APBD namun semuanya merupakan bantuan pemerintah pusat.
 
Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (kedua dari kiri) didampingi Bupati Sumba Barat Agustinus Niga Dapawole (kedua dari kanan) melihat fasilitas internet di Desa Malata, Kabupaten Sumba Barat setelah menjadi desa digital, Jumat (28/2/2020). ANTARA/Benny Jahang


Aba Maulaka mengatakan kehadiran desa digital dapat digunakan pihak perbankan untuk pelayanan perbankan melalui e-banking serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam penyusunan program pembangunan desa.

"Desa-desa yang belum memiliki layanan internet bisa mempromosikan berbagai keunggulan desa melalui fasilitas internet di desa digital Malata di Kabupaten Sumba Barat. Pembentukan desa digital ini memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat desa," kata dia.

Baca juga: Pemprov Jabar akan bentuk 5.000 pusat digital desa
Baca juga: Kemendes kerja sama dengan toko daring kembangkan ekonomi digital desa

 
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020