Polres Asahan tangkap sindikat penipuan mata uang asing

Polres Asahan tangkap sindikat penipuan mata uang asing

Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Karyanto didampingi Kasat Reskrim melakukan konferensi pers terkait penipuan. (ANTARA/Indra)

Asahan (ANTARA) - Satreskrim Polres Asahan, Sumatera Utara menangkap sindikat penipuan dengan modus penukaran mata uang asing yang sudah menjalankan aksinya di berbagai daerah di Indonesia.

Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto di Kisaran, Selasa, mengatakan ke dua tersangka ternyata telah bertahun tahun menjalankan aksinya di sejumlah kota besar di Indonesia hingga akhirnya tertangkap di Kabupaten Asahan.

"Keduanya ditangkap setelah beraksi di Asahan. Dilaporkan korbannya, dengan kerugian sebesar 132 juta rupiah. Mereka ada empat orang. Dua lain masih buron masing masing memiliki peran salah satunya menjadi warga asing yang ingin menukarkan uang," katanya.

Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim, AKP Rizky Purna Atmaja merincikan adapun inisial tersangka yang telah ditangkap adalah ES dan RS.

Tersangka ES berperan sebagai karyawan bank samaran yang ikut meyakinkan korban bahwa uang dari tersangka tersebut bisa ditukarkan ke bank.

Pelaku RS sebagai pembujuk korban dan dua tersangka lainnya saat ini masih buron bertindak sebagai warga negara asing dan sopir.

Kejadian bermula ketika pelaku yang berpura pura sebagai warga negara asing bertanya di mana tempat penukaran uang asing kepada korban.

Setelah itu datanglah tersangka RS yang ikut berpura pura dalam pembicaraan. Kemudian korban bersedia mengantarkan tersangka ke tempat penukaran mata uang asing.

Tidak berapa lama saat mereka sedang dalam perjalanan tersangka  ES datang menemui mereka. ES yang berpura pura sebagai karyawan bank swasta kemudian mengalihkan tujuan penukaran uang ke Bank Mandiri.

Merasa yakin dengan penukaran yang dilakukan ES, pelaku berinisial RS kemudian membujuk korban Murondang agar menukarkan semua uang asing tersebut dengan harapan mendapatkan selisih keuntungan.

Korban setuju dan menyerahkan uang rupiah sebanyak Rp132 juta termasuk perhiasan emas dan berlian ditukar dengan 65 lembar uang asing dari Brazil dengan iming-iming dapat dirupiahkan menjadi sekitar Rp600 juta.

Berdasarkan rekaman CCTV di bank, Polres Asahan kemudian menyelidiki para pelaku bekerja sama dengan Ditreskrimum Polda Banten serta menangkap pelaku pada hari Senin (2/3/2020) pukul 15.00 WIB di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

Baca juga: Polres Asahan tembak komplotan pembobol ATM

Baca juga: Pria pengedar sabu Bagan Asahan diciduk polisi

Baca juga: Polres Asahan Sediakan "Rumah Sopir"
Pewarta : Juraidi dan Indra
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2020