Komunitas Singapura di Batam sumbang APD COVID-19

Komunitas Singapura di Batam sumbang APD COVID-19

Klub Komunitas Singapura di Batam menyerahkan bantuan kepada Dinas Kesehatan setempat untuk digunakan dalam penanganan COVID-19. (ANTARA/HO/Dok Konsulat Jenderal Singapura di Batam)

Batam (ANTARA) - Klub Komunitas Singapura di Batam (Batam Singapore Community Club) menyumbangkan alat pelindung diri lengkap dengan baju, sarung tangan, kaca mata dan masker (goggles) untuk digunakan dalam penanganan COVID-19 di kota setempat.

Ketua Batam Singapore Community Club, Doris Heng, Jumat, menyatakan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian warga negara Singapura yang memiliki bisnis di Batam, kepada lingkungan tempatnya berusaha,

"Kita punya bisnis di sini, Batam sudah jadi keluarga kedua. Tentu kita mau balik bantu Batam. Mari kita lawan bersama COVID-19," kata dia.

Baca juga: Pemkab Lampung Timur segera lakukan disinfeksi untuk cegah COVID-19

Bantuan yang diserahkan antara lain 200 set APD yang terdiri dari baju (gown), sepasang sarung tangan, kaca mata dan masker respirator N95.

Selain set APD, komunitas juga memberikan 982 masker yang terdiri dari 2 jenis, yaitu N-95 sebanyak 800 helai dan masker bedar sebanyak 182 helai.

"Masker yang kita kasih memang yang digunakan untuk rumah sakit. Bukan yang biasa. Nanti ada masker lagi menyusul. Dan boots (sepatu) juga," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Menurut dia, APD itu amat dibutuhkan dalam kondisi seperti saat ini. Petugas harus berhadapan dengan pasien dalam pengawasan dan orang dalam pantauan.

Baca juga: Cairan pembersih tangan produksi mahasiswa Universitas Brawijaya laris

"Kalau tak ada itu, petugas kita khawatir terpapar," kata dia.

Ia menyatakan sebenarnya masih banyak lagi perlengkapan yang dibutuhkan untuk menangani COVID-19 di Batam, antara lain virus transfer media (VTM).

Saat ini, kata dia, hanya tersedia sekitar 40-an VTM di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

"Tapi untuk VTM ini arahan Pak Wali Kota kita beli saja. Rencana beli 1.000 unit pakai dana CSR (tanggungjawab sosial perusahaan) pengusaha. Banyak pihak yang mau bantu kita," kata dia.

Ia mengatakan dengan banyaknya dukungan dari segala pihak untuk petugas medis, mereka semakin semangat menangani virus yang sudah menjadi pandemi dunia

Baca juga: Siaga COVID-19,tenaga medis Buleleng diberi tunjangan jasa pelayanan
Baca juga: Zenius buka kelas online gratis Live Teaching
Baca juga: Presiden Jokowi perintahkan realokasi APBN dan APBD atasi COVID-19
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020