Ketua Gugus Tugas: Delapan warga Biak positif COVID-19

Ketua Gugus Tugas: Delapan warga Biak positif COVID-19

Bupati Biak Numfor yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penaganan Covid-19, Herry Ario Naap memberikan keterangan penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori. ANTARA/HO-Humas Pemkab Biak Numfor/Fiktor Palembangan/am.

Jayapura (ANTARA) - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Biak Numfor, Papua Herry Ario Naap mengungkapkan, jumlah pasien yang terkonfirmasi dinyatakan positif tertular virus corona ( COVID-19) bertambah menjadi 8 orang.

"Pasien positif tertular virus corona itu mengalami penambahan setelah sampel swab test yang dikirim ke Libangkes Jayapura telah diperoleh hasilnya Senin (27/4). Hasil test swab menyatakan kalau 6 orang pasien ODP di Biak Numfor dinyatakan positif. Dengan demikian, hingga kini di Biak Numfor sudah ada 8 pasien yang dinyatakan positif COVID-19 dari sebelumnya hanya ada dua pasien," ungkap Herry Ario Naap dalam keterangan tertulis diterima ANTARA, Selasa.

Ketua Gugus Tugas Herry Naap mengatakan, penyampaian hasil uji sampel swab dari Kabupaten Biak Numfor dan dua sampel swab yang dikirim dari Kabupaten Supiori hasilnya juga disampaikan secara bersamaan dengan Biak.

"Hasil pemeriksaan swab menyatakan kedua-duanya pasien tersebut juga dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dengan demikian, maka di Kabupaten Supiori sudah terdapat dua kasus positif virus corona sesuai dengan hasil swab test Litbangkes Jayapura," ujarnya.

Baca juga: Polisi-tentara dirikan dapur umum warga terdampak COVID-19 di Biak
Baca juga: Polres Biak jaga ketat bongkar muat barang Kapal KM Ciremai


Ketua Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Biak Numfor yang juga Bupati Biak Herry Ario Naap mengatakan, dari 33 sampel swab yang dikirim ke Litbangkes Jayapura, sebanyak 17 diantaranya telah diperiksa.

Dari 17 sampel yang diperiksa itu hasilnya sudah terkonfirmasi, dimana 8 orang dinyatakan positif tertular COVID-19, sedangkan lainnya dinyatakan negatif (tidak tertular).

"Dari delapan orang yang positif terinfeksi virus corona ini, 6 diantaranya pasien dari Biak Numfor dan 2 lainnya dari Kabupaten Supiori. Hal ini kami jelaskan karena sampel dari Supiori dikirim bersamaan dengan sampel dari Biak, jadi dari Supiori ini adalah dari klaster Gowa, sedangkan 6 positif di Biak Numfor adalah klaster Jakarta," jelas Bupati saat memberikan keterangan pers di Poskoh Induk.

Dari 33 sampel swab yang dikirim ke Litbankes Jayapura itu, 16 sampel swab diantaranya belum diperiksa di laboratorium, rencananya 16 sampel swab itu akan diketahui hasilnya, Selasa (28/4). "Apapun hasil dari swab test terhadap 16 sampel itu akan disampaikan ke masyarakat secara terbuka," katanya.

Ketika ditanya delapan orang yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 dari klaster mana saja, menurut Bupati Herry Ario Naap menegaskan, bahwa dua pasien dari Kabupaten Supiori adalah klaster Itjima Ulama di Gowa dan 6 pasien lainnya yang dinyatakan kembali positif di Kabupaten Biak Numfor masih terkait dengan pasien klaster Jakarta.

"Masyarakat jangan panik, tetap tenang, mari kita rapatkan barisan untuk melawan penyebaran virus corona ini. Saya berharap, semua pihak dan masyarakat terus mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah melalui Gugus Tugas dalam melakukan perlawanan terhadap COVID-19," imbuhnya.

Baca juga: Dua PDP di Biak dinyatakan negatif Corona
Baca juga: Bandara Biak pasang bilik disinfektan cegah penyebaran COVID-19


Bupati kembali meminta masyarakat tetap memperhatikan anjuran dan mengikuti imbauan dari pemerintah daerah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Biak Numfor.

Masyarakat diminta tetap jaga diri dan untuk sementara tetap di rumah kalau memang tidak terlalu penting jangan pernah keluar rumah.

"Pemerintah akan mengambil langkah-langkah lebih kongkret lagi, virus corona sudah di depan mata. Jadi sekali lagi mari kita bersatu dan rapatkan barisan melakukan langkah-langkah konkret untuk mempersempit penularan COVID-19," harap Bupati termuda di Papua itu.

Kepada dokter, para perawat dan tenaga medis tanpa terkecuali, pesan Bupati Herry Naap, Pemkab Biak Numfor memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan kinerja melayani pencegahan COVID-19.

"Dan kepada para pasien tetap semangat, saling memberikan dukungan, kami tetap bedoa supaya saudara/I tetap sembuh,” ungkap Bupati.

Dalam keterangan pers Ketua Gugus Tugas yang juga Bupati Herry Ario Naap didampingi langsung Danlanal Biak Kolonel Laut (P) Budi Darmawan Amran, Ketua DPRD Biak Numfor Milka Rumaropen, Kapolres AKBP Mada Indra Laksanta, Dandim 1708/BN Letkol. Inf. Ricardo Siregar, Kepala Staf Sekretariat Gugus Tugas COVID-19 yang juga Sekda Biak Markus O. Masnembra, Direktur RSUD Biak dr Ricardo Mayor, Direktur RSUD Supiori dr. Jenggo Suwarko dan Plt. Kadis Kesehatan Biak Numfor Daud N. Duwiri.

Baca juga: Teluk Wondama menuju zona hijau COVID-19
Baca juga: Papua Barat umum tambahan satu positif COVID-19 di Bintuni
Baca juga: Tiga warga Sorong positif COVID-19 via transmisi lokal, sebut satgas

 
Pewarta : Muhsidin
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020