Sepatu Ariel Noah laku Rp30 juta dalam lelang amal

Sepatu Ariel Noah laku Rp30 juta dalam lelang amal

Ariel Noah saat melakukan lelang sepatu (ANTARA/Instagram)

Jakarta (ANTARA) - Ariel Noah melelang salah satu sepatunya dalam acara lelang yang dilakukan oleh Armand Maulana melalu Instagram live hari ini, sepatu yang diklaim langka itu terjual seharga Rp30 juta.

Sepatu bermerek ARL ini konon hanya ada satu-satunya di Indonesia. ARL sendiri merupakan merek sepatu buatan Ariel.

"Jadi biasanya sebelum keluar, dibikin sampel dulu satu dan ini terakhir satu-satunya. Jadi waktu itu sebelum keluar udah keburu kita berhentiin produksinya. Akhirnya cuma jadi sampel ini aja cuma satu-satunya," kata Ariel.

Sepatu berwarna cokelat itu, berbahan kulit. Menurut vokalis grup band Noah ini, jenis yang dilelang tersebut merupakan produk premium.

"ARL ini ada dua, ada yang biasa yang kanvas sama yang premium. Yang premium ini kulit. Ini cuma dipakai beberapa kali ada bekas garisnya karena kulit ya," kata Ariel.

Lelang sepatu Ariel ini dibuka dengan harga Rp2,5 juta. Proses lelang berjalan selama kurang lebih 30 menit, persaingan harga lelang pun berjalan dengan cepat.

Ternyata banyak penonton Instagram live yang menginginkan sepatu tersebut. Saat detik-detik terakhir acara lelang akan ditutup, pemilik akun yang bernama @opisik menawar dengan harga Rp30 juta. Sepatu tersebut pun jatuh ke tangannya.

Ariel tidak menyangka jika sepatunya akan dibayar dengan harga yang sangat tinggi. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung lelang ini.

"Terima kasih semoga berkah buat yang membutuhkan dan buat yang berdonasi juga," kata Ariel.

"Kuncinya kita harus kompak buat sama-sama ngelawan yang enggak kelihatan. Satu lagi hati-hati yang punya orangtua, mending jangan pulang dulu ke rumah kalau masih bisa bertahan mending bertahan," lanjutnya.

Baca juga: Ariel Noah tantang Sule dan Ari Lasso cukur rambut sendiri

Baca juga: Armand Maulana akan lelang barang untuk korban COVID-19

Baca juga: Ariel Noah jadi relawan tenaga medis? Ini faktanya
Pewarta : Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020