Gugus Tugas Batam umumkan 13 tambahan kasus positif COVID-19

Gugus Tugas Batam umumkan 13 tambahan kasus positif COVID-19

ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Muhammad Rudi. (Dok Pemkot Batam)

Batam (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau mengumumkan tambahan 13 kasus positif COVID-19, hingga totalnya menjadi 78 kasus pada Selasa.

Ketua Gugus Tugas Batam, Muhammad Rudi menyatakan 13 kasus baru itu berdasarkan penelusuran kontak erat pasien 32 dan 35 yang telah meninggal, juga kasus baru.

Baca juga: Warga degil, pasien positif COVID-19 di Batam terus bertambah

Ia menjabarkan, kasus 66 yaitu lelaki 39 tahun yang merupakan menantu pasien 44, sekaligus paman pasien 48. Pasien ini pernah melaksanakan shalat berjamaah bersama pasien nomor 35.

Kasus 67 merupakan ibu rumah tangga 30 tahun, istri pasien 53, yang juga terhubung dengan pasien 35.

Baca juga: KKP ajak warga konsumsi ikan untuk lawan corona

Kasus 68 dan 69 adalah suami istri yang mengelola warung sembako. Berdasarkan penelusuran diketahui, pasien ini menerima titipan kue dan sering kontak dengan pasien 50 yang memiliki kaitan erat dengan pasien 32, seorang jamaah tabligh warga negara India.

Lalu kasus 70 seorang petugas keamanan, abang kandung dari pasien 46 sekaligus keponakan pasien 50. Istrinya pun diketahui terpapar Virus Corona dan ditetapkan sebagai kasus 72.

Kasus 71 merupakan remaja 14 tahun yang diketahui kerap berkunjung ke rumah temannya, kontak erat pasien 50.

Baca juga: KKP salurkan ikan untuk warga terdampak COVID-19 di Batam

Kasus 73 adalah anak perempuan 6 tahun yang diketahui kerap bertemu membeli donat dari pasien 50. Kakak kandungnya pun dinyatakan positif COVID-19, sebagai kasus 78.

Sama dengan kasus 73, pasien 74 merupakan perempuan 64 tahun yang mengaku kerap bertemu dan membeli donat dengan pasien 50.

Baca juga: 58 pasien positif COVID-19 sembuh di Batam

Kasus 75 merupakan lelaki 34 tahun yang mengaku sempat memakan bakso bersama pasien 46 pada awal Mei 2020.

Kasus 76 merupakan penularan baru, lelaki 34 tahun yang berobat ke IGD RSUD Embung Fatimah karena demam, sesak nafas dan lemas. Karenanya dilakukan pemeriksaan swab dan hasilnya diketahui hari ini.

Lalu kasus 77 juga penularan baru, seorang bayi 2 tahun yang sempat berobat ke IGD RSUD Embung Fatimah, dan kini telah meninggal.

Seluruh pasien baru itu dirawat di RS Khusus Infeksi COVID-19 Pulau Galang.

Baca juga: Gugus Tugas: Pasien positif ke-66 Jambi OTG beriwayat ke Batam-Medan
 
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020