Bertambah empat, positif COVID-19 di Magetan-Jatim naik jadi 71 orang

Bertambah empat, positif COVID-19 di Magetan-Jatim naik jadi 71 orang

Tangkapan layar data sebaran pasien positif COVID-19 di Kabupaten Magetan, Jatim per tanggal 25 Mei 2020. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkab Magetan/Lr)

Magetan, Jatim (ANTARA) - Jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga Senin (25/5) malam bertambah empat orang dari sebelumnya 67, sehingga totalnya terdapat 71 orang terinfeksi virus mematikan tersebut.

"Ada tambahan empat terkonfirmasi positif COVID-19 di Magetan pada 25 Mei 2020 sehingga total pasien positif COVID-19 di Magetan menjadi 71 orang," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Magetan Saif Muchlissun di Magetan, Senin (25/5) malam.

Sesuai data, dari empat pasien COVID-19 tambahan tersebut, tiga orang di antaranya berasal dari Kecamatan Karas dan seorang lainnya warga Kecamatan Sukomoro.

Adapun keempat pasien baru tersebut adalah, pasien ke-68 berinisial D, seorang perempuan usia 67 tahun warga Kecamatan Karas. Pasien ke-69 berinisial S, seorang laki-laki usia 74 tahun warga Kecamatan Karas. Lalu, pasien ke-70 berinisial SR, seorang perempuan usia 55 tahun warga Kecamatan Karas.

"Sedangkan pasien ke-71 berinisial AS, seorang laki-laki usia 33 tahun warga Kecamatan Sukomoro," kata dia.

Muchlis, sapaan akrab Saif Muchlissun mengatakan, selain ada empat tambahan pasien positif, Gugus Tugas Magetan juga mencatat tambahan satu pasien positif Corona meninggal dunia dari sebelumya dua orang.

"Pada 23 Mei 2020 ada satu orang positif COVID-19 yang meninggal dunia. Yakni pasien ke-59 berinisial KMS, seorang laki-laki usia 59 tahun warga Karas. Sehingga total pasien positif yang meninggal tercatat tiga orang," katanya.

Pasien meninggal tersebut sebelumnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan sejak tanggal 17 Mei 2020 terkonfirmasi positif COVID-19 setelah dua kali tes swab hasilnya dinyatakan positif.

"Yang bersangkutan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit rujukan pemerintah di kota Magetan dengan penyakit penyerta pneumonia bilateral. Jenazah telah dimakamkan di tempat domisilinya dengan SOP COVID-19," kata Muchlis.

Selain terdapat pasien positif yang meninggal, pihaknya menyatakan bahwa hari ini juga ada dua warga Magetan dengan status PDP meninggal di Solo dan Surabaya. Adapun, jenazah sudah dimakamkan hari ini juga di daerah asal yaitu di Kecamatan Maospati dan Karas.

Ia menambahkan untuk mencegah penyebaran virus corona, Pemkab Magetan menerapkan karantina lokal di sekitar tempat tinggal pasien. Demikian juga bagi keluarga pasien wajib menjalani isolasi. Gugus tugas juga meminta warga disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Dengan tambahan empat pasien tersebut, kasus positif COVID-19 di Magetan per tanggal 25 Mei 2020 tercatat sebanyak 71 orang.

Sesuai data, dari 71 pasien COVID-19 tersebut, sebanyak tiga orang meninggal dunia, 37 orang telah dinyatakan sembuh, dan 31 orang lainnya masih menjalani perawatan dan karantina, demikian Saif Muchlissun.

Baca juga: Kabupaten Magetan evakuasi 18 santri Temboro pasien COVID-19 ke RSUD

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Magetan bertambah empat jadi 67 orang

Baca juga: Magetan pulangkan 124 santri Temboro asal Malaysia

Baca juga: Bupati konsultasikan ke Pemprov penerapan PSBB di Magetan
Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020