Sepekan, terminal beroperasi hingga pasar sumber penularan COVID-19

Sepekan, terminal beroperasi hingga pasar sumber penularan COVID-19

Suasana area keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (30/5/2020). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa yang terjadi dan informasi di Jakarta sepanjang pekan kedua Bulan Juni 2020 ini, dikabarkan oleh tim redaksi Kantor Berita Antara dan masih layak dibaca kembali sebagai bahan referensi.

Selama sepekan ada berbagai kabar menonjol yang diberitakan Antara, di antaranya, terminal bus antar kota yang kembali buka selama 24 jam, penyaluran bantuan sosial yang diperpanjang, hingga kasus positif COVID-19 di pasar tradisional Jakarta yang jadi klaster baru.

Adapun rangkuman berita sepekan di pekan kedua Bulan Juni 2020 ini adalah:
1. Terminal Pulogebang kembali dibuka 24 jam

Jakarta (ANTARA) - Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, kembali membuka operasional layanan penumpang dan bus umum antarkota antarprovinsi (AKAP) selama 24 jam mulai Senin.

"Mulai hari ini, Senin (8/6), operasional kami sudah kembali lagi ke 24 jam setiap harinya," kata Kepala Satuan Pelaksana Operasi Terminal Pulogebang Afif Muhroji di Jakarta.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. DKI perpanjang penyaluran bansos hingga Desember 2020

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada warga DKI Jakarta hingga Desember 2020.

Hal itu selaras dengan pemerintah pusat yang telah lebih dulu memperpanjang penyalurannya.

"Sesuai arahan dari pimpinan bahwa DKI Jakarta juga tetap akan memberikan bansos. Waktunya sejalan dengan pemerintah pusat sampai Desember," kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

3. Tempat wisata di Jakarta dibuka bertahap mulai 13 Juni 2020

Jakarta (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta membuka tempat wisata di ibu kota secara bertahap mulai 13 Juni 2020.

Pembukaan tempat pariwisata ini setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi menuju masa kenormalan baru, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Cucu Ahmad Kurnia, Selasa.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

4. Baru Rp1,2 triliun anggaran bansos COVID-19 DKI yang terserap

Jakarta (ANTARA) - Anggaran bantuan sosial (bansos) dalam rangka penanganan dampak COVID-19 di DKI Jakarta yang telah terserap Rp1,2 triliun dari total Rp5,3 triliun dalam pos Belanja Tak Terduga (BTT) APBD.

"Yang saat ini sudah dialokasikan untuk penanganan COVID-19 dan bansos dalam BTT adalah sebesar Rp5,3 triliun. Yang sudah dicairkan Rp1,2 triliun, jadi masih ada sekitar Rp3,8 triliun," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Edi Sumantri di Jakarta, Selasa.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

5. Dinas Pendidikan DKI Jakarta umumkan tahapan penerimaan siswa baru

Jakarta (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengumumkan petunjuk teknis Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021 dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 501 Tahun 2020.

Dalam surat keputusan yang ditandatangani oleh Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana ini disebutkan bahwa seluruh alur PPDB tahun ini mulai dari pra pendaftaran hingga lapor diri dilakukan dengan cara dalam jaringan (daring) atau tidak tatap langsung.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

6. Pasar Jaya akui ada 52 pedagang pasar positif COVID-19

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya mengakui bahwa ada 52 pedagang pasar tradisional tersebar di Ibu Kota, terkonfirmasi positif COVID-19.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin di Jakarta, Kamis, mengakui 52 pedagang tersebut berasal dari 19 pasar.

"Sebelumnya ada 1.418 pedagang sudah menjalani tes usap," katanya dalam sebuah diskusi virtual yang diinisiasi wartawan Balai Kota Jakarta.

Berita selengkapnya bisa dilihat di sini.

7. Delapan pasar tradisional di Jakarta jadi sumber penularan COVID-19

Jakarta (ANTARA) - Delapan pasar tradisional di Provinsi DKI Jakarta menjadi pusat penularan COVID-19 setelah puluhan pedagang dinyatakan terjangkit virus dari Wuhan (China) itu.

"Pasar adalah sebagai tempat strategis hajat hidup orang banyak. Kami berharap pemerintah lebih serius untuk melakukan program penanganan COVID-19 di pasar," kata Ketua Bidang Keanggotaan DPP IKAPPI Dimas Hermadiyansyah di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020