Pemkot Tangerang arahkan tes cepat COVID-19 ke pusat keramaian

Pemkot Tangerang arahkan tes cepat COVID-19 ke pusat keramaian

Kegaiatan tes cepat COVID-19 di pasar tradisional sedang digalakan oleh Pemkot Tangerang dengan sasaran pusat keramaian. ANTARA/HO-Pemkot Tangerang/am.

Tangerang (ANTARA) - Pemerintah Kota Tangerang, Banten, melalui Dinas Kesehatan mengarahkan kegiatan tes cepat COVID-19 dengan sasaran pusat keramaian seperti pasar tradisional.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang, Senin, mengatakan pelaksanaan kegiatan dengan sasaran keramaian adalah bagian dari upaya memutus penyebaran COVID-19 di masa transisi menuju normal baru.

Baca juga: PSBB berakhir, PMI Tangerang gencarkan pencegahan COVID-19

"Kami meyakini bahwa pelaksanaan tes cepat yang disebar pada beberapa lokasi tersebut bisa mendeteksi dini jika ada warga yang terpapar  COVID-19 kemudian berkunjung ke tempat-tempat keramaian. Untuk hari ini telah disiapkan alat tes cepat sebanyak 100 buah," ujar Arief R Wismansyah.

Arief menambahkan bahwa kegiatan tes cepat rutin dilaksanakan setiap minggu di beberapa pusat keramaian.

Baca juga: Kota Tangerang tingkatkan pengawasan di 22 RW dalam zona merah

"Kemarin di Pasar Jati Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk Kota Tangerang. Orang-orang yang mau belanja ke pasar bisa diarahkan untuk mengikuti tes cepat. Jangan lupa pedagangnya juga harus dites cepat," imbuh Wali Kota.

Selain itu, Arief juga telah menginstruksikan kepada camat dan lurah untuk tetap melakukan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan.

Kemudian, kebersihan wilayah juga menjadi hal yang penting dalam mewujudkan kehidupan yang berbasis PHBS.

Baca juga: 22 RW di Kota Tangerang masuk zona merah COVID-19

"Kebersihan pasar harus terus dijaga dan para pedagang harus menggunakan masker serta menjaga jarak dengan pembeli,".

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang terkait data pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19, hingga 5 Juli 2020 tercatat 387 orang. Jumlah tersebut meningkat sejak awal bulan Juli yang tercatat ada 373 orang.

Baca juga: Warga Kota Tangerang terima bansos tahap III dari kemensos

 
Pewarta : Achmad Irfan
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020