Kadis Pemuda dan Olahraga Maluku positif COVID -19, sebut GTPP

Kadis Pemuda dan Olahraga Maluku positif COVID -19, sebut GTPP

Sekda Provinsi Maluku, Kasrul Selang yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Maluku. (FOTO ANTARA/Jimmy Ayal)

Ambon (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Maluku menyatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Maluku SAW  positif tertular COVID -19 sehingga harus menjalani karantina di RSUP dr Johanis Leimena di kawasan Wailela, Kota Ambon.

Ketua Harian GTPP COVID -19 Provinsi Maluku Kasrul Selang saat dikonfirmasi, Senin malam, di Ambon membenarkan bahwa Kadis Pemuda dan Olahraga Maluku itu positif COVID-19.

"Yang bersangkutan positif tertular virus corona jenis baru berdasarkan hasil pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM) di RSUD dr M Haulussy pada Senin (13/7), selanjutnya dirujuk menjalani karantina di RSUP Johanis Leimena," katanya.

Kasrul yang juga Sekda Maluku itu mengatakan bahwa kondisi Kadis Pemuda dan Olahraga secara medis tidak terlalu parah karena sejak awal telah menjalani tes cepat di Dinas Kesehatan Maluku.

"Tes cepatnya nonreaktif. Namun, pada akhir pekan lalu merasa demam sehingga memutuskan memeriksakan diri dengan TCM di RSUD dr Haulussy pada Senin (13/7) pagi, dan ternyata positif COVID -19, sehingga selanjutnya menjalani karantina di RSUP Johanis Leimena," katanya.

Kasrul mengakui sudah tiga pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Maluku yang tertular COVID-19.

Sebelumnya, adalah Kadis PUPR Maluku, MM yang telah sembuh serta Karo Humas dan Protokol Setda Maluku, ML sedang menjalani karantina di Balai Pertanian di Waiheru, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

"Rasanya semua pimpinan OPD maupun para aparatur sipil negara (ASN) telah diingatkan agar menerapkan protokol kesehatan, di mana Gubernur Maluku memberlakukan kerja dari rumah sejak pandemi COVID -19 melanda daerah ini pada Maret 2020," katanya.

Disinggung perkembangan kasus COVID -19 di Maluku, ia mengatakan hingga 13 Juli 2020 mereka yang positif sebanyak 900 orang, sembuh 568 orang dan meninggal 13 orang, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 85 orang dan 268 Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Di Maluku tercatat Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) maupun Kepulauan Aru yang saat ini masih zona hijau, sedangkan sembilan kabupaten/kota lainnya masih zona merah maupu oranye," demikian Kasrul Selang.

Baca juga: Kepala Dinsos dan tiga ASN Pemkot Ambon terkonfirmasi positif COVID-19

Baca juga: Ketua Harian GTPP Maluku akui istrinya positif COVID-19

Baca juga: Sekretaris Kota Tidore Kepulauan meninggal berstatus PDP

Baca juga: Sebaran COVID-19 di Kota Ambon dibuka hingga kelurahan dan desa


 
Pewarta : Alex Sariwating
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020