RIB bantu Pemkot Jaksel cegah COVID-19 dengan uji cepat massal

RIB bantu Pemkot Jaksel cegah COVID-19 dengan uji cepat massal

Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 Sandiaga Uno menyampa Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali di sela-sela kegiatan tes cepat massal di wilayah Kebayoran Baru, Selasa (21/7/2020). ANTARA/HO-Relawan Indonesia Bersatu/am.

Jakarta (ANTARA) - Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 (RIB) mengadakan uji cepat (rapid test) secara massal di wilayah Kebayoran Baru dalam rangka membantu masyarakat dan Pemerintah Kota Jakarta Selatan mencegah penyebaran virus corona.

"Tes ini untuk mengurangi beban biaya hidup masyarakat. Seperti kita lihat, banyak sekali masyarakat yang hadir untuk di tes dari wilayah lain seperti dari Jakarta Utara, dari Karawang," kata Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 Sandiaga Uno, Selasa.

Tes cepat massal "RIB Lawan COVID-19" ini berlangsung Gedung Rumah Sandiagauno Indonesia, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, RIB menyediakan 500 - 700 "rapid kit", dua unit mobil laboratorium untuk uji usap atau test PCR (swab test), juga disiagakan dua unit mobil ambulans.

Pelaksanaan tes cepat massal menyasar masyarakat umum. Diharapkan melalui tes cepat deteksi dini COVID-19, masyarakat mengetahui kesehatan masing-masing dengan tujuan untuk pencegahan.

Menurut Sandi, pihaknya akan terus bergerak membantu pemerintah dalam memitigasi atau mencegah penyebaran COVID-19.

"Karena biaya 'rapid test' menjadi beban masyarakat, apalagi mereka diharuskan proses 'screening' untuk masuk institusi pendidikan atau dalam pekerjaan untuk mengikuti rapid test," ujar Sandi.

Baca juga: Sandiaga ingatkan kasus COVID-19 selama PSBB transisi cenderung naik
Baca juga: RIB siapkan 1.200 paket tes COVID-19 untuk warga sekitar Waduk Pluit


Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga memastikan pihaknya akan berada di tengah membantu masyarakat dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Di sela-sela kegiatan Sandi juga mengingatkan pentingnya penggunaan masker dan menjalankan protokol kesehatan di masa normal baru ini.

"Sangat tidak bertanggung jawab kalau tidak memakai masker. Berdasarkan data yang kita dapatkan, dari tim kesehatan bahwa penggunaan masker wajib. Maka harus kita gaungkan," ujar Sandi.

Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali mengatakan pelayanan yang diberikan oleh Relawan Indonesia Bersatu Lawan COVID-19 sangat baik.

Menurut Marullah, saat ini kondisi Jakarta Selatan belum aman sehingga perlu upaya bersama untuk keluar dari wabah COVID-19.

"Saya ingin mengapresiasi langkah teman-teman di sini semua. Saya melihat ratusan orang dengan antusias yang tinggi dan mendapatkan pelayanan yang baik dari tim medis Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19," kata Marullah.
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020