Terapkan protokol, KBRI Warsawa gelar shalat Idul Adha terbatas

Terapkan protokol, KBRI Warsawa gelar shalat Idul Adha terbatas

FOTO ARSIP - Wisata Religi Medan - Dua wisatawan asal Polandia berfoto selfie dengan latar belakang Masjid Raya Al Mashun, Medan, Sumatera Utara, Kamis (18/6/15). Masjid yang dibangun pada 1906 itu merupakan objek wisata religi dimana para wisatawan wajib menggunakan pakaian muslim/muslimah yang telah disediakan pengurus masjid. (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

London (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Warsawa menyelenggarakan shalat Idul Adha 1441 Hijriyah secara terbatas hanya bagi staf dan keluarga, Jumat, dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19, yakni menjaga jarak aman dan tidak melakukan acara halal bil halal untuk masyarakat di Wisma Duta, Warsawa, Polandia.

"Sebanyak 150 paket makanan Lebaran juga didistribusikan kepada Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) yang tinggal di sekitar Warsawa," kata Kepala Fungsi Ekonomi KBRI Warsawa Taufiq Lamsuhur dalam pernyataan yang disampaikan kepada ANTARA di London, Inggris, Jumat (31/7) 2020.

Ia menambahkan ada peningkatan pasien yang terinfeksi COVID-19 di Polandia pada 30 Juli 2020, dan menjadi angka tertinggi selama ini.

Sebelumnya, kata dia, angka pertambahan tertinggi adalah sebanyak 599 yang tercatat pada tanggal 8 Juni lalu.

Perdana Mentri Polandia  Morawiecki menyampaikan kepada pers kemungkinan pemerintah akan memperketat kembali aturan "social distancing", terutama pelaksanaan karantina bagi yang melakukan perjalanan ke luar negeri atau datang dari negara tertentu, demikian Taufiq Lamsuhur.

Baca juga: KBRI Warsawa fasilitasi pemulangan WNI ke Tanah Air

Baca juga: Peringati 65 tahun Indonesia-Polandia, KBRI gelar pameran foto

Baca juga: Dubes Polandia berharap isu sawit tidak ganggu negosiasi IEU-CEPA

Baca juga: Anak Indonesia juara di kompetisi seni anak muda di Polandia

Pewarta : Zeynita Gibbons
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020