KPK konfirmasi saksi terkait aliran uang kepada tersangka Nurhadi

KPK konfirmasi saksi terkait aliran uang kepada tersangka Nurhadi

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (rompi jingga). (KPK)

Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi keterangan saksi Irawati selaku ibu rumah tangga terkait dugaan aliran uang kepada tersangka mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi (NHD).

"Saksi Irawati, penyidik mengonfirmasi keterangan saksi terkait dengan dugaan aliran uang kepada tersangka NHD," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

KPK, Rabu, memeriksa Irawati sebagai saksi untuk tersangka Nurhadi dalam penyidikan kasus suap dan gratifikasi terkait perkara di MA pada tahun 2011-2016.

Selain itu, KPK juga memeriksa karyawan swasta Doddy Aryanto Supeno sebagai saksi untuk tersangka Nurhadi.

"Saksi Doddy Aryanto Supeno, penyidik mendalami pengetahuan saksi terkait penanganan perkara yang diduga pengurusan perkara tersebut akan dibantu oleh tersangka NHD dengan kesepakatan pemberian uang," ujar Ali.

Baca juga: KPK panggil PNS MA Kardi saksi tersangka Nurhadi

Diketahui, Doddy merupakan mantan pegawai PT Artha Pratama Anugerah, anak perusahaan Lippo Group yang sebelumnya telah divonis bersalah terkait kasus tersebut pada September 2016.

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta saat itu menjatuhkan pidana penjara terhadap Doddy selama 4 tahun dan denda Rp150 juta subsider 3 bulan kurungan.

KPK juga menginformasikan ada tiga saksi yang belum memenuhi panggilan penyidik hari ini, yaitu PNS MA Kardi, Aditya Irwantyanto berprofesi wiraswasta, dan karyawan swasta Indra Hartanto.

"Saksi Kardi jadwal pemeriksaan minta di-"reschedule", Aditya Irwantyanto jadwal pemeriksaan minta di-"reschedule" pada Jumat (7/8), dan Indra Hartanto, penyidik belum memperoleh informasi terkait ketidakhadirannya," kata Ali.

KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait kasus tersebut pada 16 Desember 2019. Selain Nurhadi, KPK juga telah menetapkan Rezky Herbiyono (RHE), menantu Nurhadi atau swasta dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HSO) sebagai tersangka.

Baca juga: KPK panggil enam saksi untuk tersangka Hiendra Soenjoto

Baca juga: KPK panggil adik ipar mantan Sekretaris MA Nurhadi

Baca juga: KPK konfirmasi tiga saksi soal tas Hermes milik menantu Nurhadi
Pewarta : Benardy Ferdiansyah
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020