Tiga SPBU BBM satu harga dibangun di Sulteng

Tiga SPBU BBM satu harga dibangun di Sulteng

Salah satu SPBU yang berada di wilayah terpencil Sulawesi yang sementara dibangun untuk memenuhi penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi warga yang berkeadila dengan satu harga. ANTARA/HO-Pertamina/am.

Palu (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) membangun sedikitnya tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kompak pada program BBM satu harga tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Tengah.

"Tiga daerah yang menjadi sasaran SPBU kompak satu harga menyasar Kabupaten Banggai, Banggai Laut dan Kabupaten Tojo Una-Una," kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII Laode Syarifuddin Mursali yang dihubungi dari Palu, Selasa.

BBM satu harga merupakan program yang dicanangkan pemerintah pusat dalam menyeragamkan harga jual resmi BBM jenis premium dan solar.

Dia menjelaskan, penugasan ini diberikan kepada Pertamina untuk menyalurkan BBM ke daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) sebagai sasaran melalui pembangunan lembaga penyalur dan mengatur penyalurannya baik melalui darat, laut maupun udara agar masyarakat dapat menikmati BBM berkualitas dengan harga yang terjangkau.

"Ini upaya Pertamina mewujudkan keadilan energi di seluruh wilayah tanah air dan membangkitkan perekonomian daerah terutama masyarakat yang berada di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar," ungkap Laode.

Sejak 2017, Pertamina telah mendirikan tiga dari empat SPBU Kompak BBM satu harga di Sulteng dan semuanya sudah beroperasi, di antaranya Kabupaten Banggai Laut, Banggai Kepulauan dan Kepulauan Togean Kabupaten Tojo Una-Una. Sedangkan 2018 satu SPBU didirikan di Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi.

Diharapkan, kehadiran SPBU kompak, masyarakat berada di daerah 3T bisa lebih mudah mengakses BBM untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga yang sama seperti di Pulau Jawa.

Lebih lanjut dijelaskannya, distribusi pasokan BBM ke SPBU kompak disuplai dari Fuel Terminal atau Terminal BBM terdekat dimana SPBU itu didirikan.

"Pertamina terus berusaha untuk menjaga ketahanan pasokan serta meningkatkan kehandalan distribusi demi terwujudnya kedaulatan energi dan peningkatan ekonomi di semua daerah," kata Laode menambahkan.

Dia memaparkan, tahun ini Pertamina menargetkan sembilan titik SPBU kompak di Pulau Sulawesi tersebar di empat provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Provinsi Gorontalo.

Pada periode 2018 dan 2019, telah beroperasi 18 lembaga penyalur BBM satu harga di lima provinsi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Gorontalo.

"Dengan ketambahan sembilan titik maka Pulau Sulawesi memiliki sekitar 27 SPBU kompak BBM satu harga," demikian Laode.

Baca juga: Pertamina targetkan tambah 83 titik BBM Satu Harga pada 2020
Baca juga: Tiga SPBU BBM Satu Harga bakal dibangun di Musi Banyuasin Sumsel
Pewarta : Muhammad Arshandi/Moh Ridwan
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020