Kemendikbud terus tingkatkan ketersediaan bahan bacaan bagi siswa

Kemendikbud terus tingkatkan ketersediaan bahan bacaan bagi siswa

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri. (ANTARA/HO- Humas Kemendikbud)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri mengatakan pihaknya berupaya untuk terus meningkatkan ketersediaan bahan bacaan bagi siswa.

"Kami terus berupaya meningkatkan ketersediaan bahan bacaan bagi siswa, karena itu penting bagi siswa yang berada di daerah yang belum ada aliran listrik dan internet," ujar Jumeri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Kemendikbud ajak siswa berkegiatan dengan aman selama pandemi

Baca juga: Kemendikbud minta sekolah segera tuntaskan pendataan nomor HP siswa


Jumeri menjelaskan buku merupakan komponen inti dalam pembelajaran. Untuk mengatasi persoalan kurangnya ketersediaan bahan bacaan, ada upaya pengadaan buku teks pembelajaran maupun bacaan dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Buku tersebut didistribusikan ke peserta didik agar dapat dibawa pulang sebagai bahan bacaan," tambah dia.

Pada saat pandemi COVID-19, dia meminta agar layanan perpustakaan sekolah tetap dibuka agar siswa dapat meminjam buku.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar siswa yang terjangkau internet untuk dapat menggunakan buku digital, yang bisa diunduh dari perpustakaan sekolah.

Baca juga: Kemendikbud: Banyak sekolah lakukan uji coba sebelum tatap muka

"Hal lain yang dapat dilakukan adalah menyebarkan bahan bacaan, baik cetak maupun digital oleh instansi, lembaga atau organisasi yang berkecimpung pada bahan bacaan, dalam menyediakan buku pengayaan yang dapat meningkatkan minat baca siswa," terang dia.

Selain itu, Kemendikbud juga memiliki platform digital, yakni buku.kemdikbud.go.id, yang mana siswa maupun guru dapat mengakses buku pelajaran maupun nonpelajaran.

Kemendikbud juga bersyukur dengan banyaknya organisasi nirlaba yang turut berkontribusi meningkatkan minat baca siswa.

Baca juga: Kemendikbud katakan perlu sinergi agar PJJ berhasil

Baca juga: Kemendikbud: Penyelewengan dana BOS saat pandemi terancam hukuman mati


Ke depan, Kemendikbud akan bersinergi dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) maupun BP PAUD di daerah dan organisasi nirlaba di bidang literasi tersebut agar dapat bersama-sama meningkatkan minat baca siswa di Tanah Air.
Pewarta : Indriani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020