Satgas Nemangkawi tembak mati satu anggota KKB pimpinan Sabinus Waker

Satgas Nemangkawi tembak mati satu anggota KKB pimpinan Sabinus Waker

Karopenmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA/ HO-Polri)

Jakarta (ANTARA) - Aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak mati satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker dalam kontak tembak di Intan Jaya, Papua.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa kontak tembak antara TNI-Polri dengan anggota KKB pimpinan Sabinus Waker terjadi di Kampung Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin sekitar pukul 05.00 hingga 10.00 WIT.

Baca juga: Satgas Nemangkawi tangkap pemasok senjata untuk KKB Papua

"Pada saat kontak senjata, ada 50 orang bersenjata diduga KKB melakukan perlawanan terhadap tim gabungan TNI-Polri sehingga tim mengambil tindakan tegas dan terukur," tuturnya.

Awi menjelaskan satu anggota KKB yang terpaksa diambil tindakan tegas terukur dan akhirnya meninggal dunia bernama Rubinus. Sementara satu anggota KKB lainnya Hermanus Tipagau berhasil ditangkap.

"Seorang anggota KKB yang meninggal dunia terlibat dalam penembakan tim TGPF beberapa waktu lalu seusai melakukan olah TKP," katanya.

Baca juga: Polri: Operasi Nemangkawi tak pernah melanggar HAM

Kelompok KKB pimpinan Sabinus Waker memiliki catatan kriminal di wilayah Papua di antaranya mereka pernah menyerang anggota Brimob pada tahun 2015.

Kelompok ini juga dikenal kerap melakukan perampasan terhadap warga di kawasan Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Kelompok yang menamakan diri "Kemabu" ini diduga juga telah merekrut remaja Papua bahkan yang masih di bawah umur.

Karo Penmas Awi menegaskan bahwa satgas gabungan TNI-Polri tidak menyasar anak di bawah umur dalam operasi penangkapan separatis seperti yang dipropagandakan oleh akun-akun media sosial KKB.

Baca juga: Satgas Nemangkawi tangkap satu terduga pelaku pembunuhan di Yahukimo

"Kelompok ini telah meracuni pikiran remaja Papua, merekrut serta mempersenjatai mereka dengan tujuan sebagai tameng hidup agar mereka mudah melarikan diri," katanya.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020