60 warga Sulteng positif COVID-19 dan 18 sembuh

60 warga Sulteng positif COVID-19 dan 18 sembuh

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu melakukan penyemprotan disinfektan di Kantor TVRI Sulawesi Tengah di Palu, Rabu (25/11/2020). ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/aww/aa.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Puadatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming menyatakan terjadi penambahan 60 pasien baru terkonfirmasi positif COVID-19 dan 18 sembuh, Senin ini.

"Hari ini 60 orang di sejumlah daerah di Sulteng terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga secara kumulatif total pasein COVID-19 saat ini bertambah menjadi 1.860 orang," katanya di Palu, Senin malam.

Ia mengatakan 60 pasien tersebut berada di sejumlah daerah, antara lain tiga orang di Kota Palu, satu orang di Kabupaten Tojo Una-Una, satu orang di Tolitoli, 28 orang di Poso, 16 orang di Morowali dan 11 orang di Morowali Utara.

Selain itu, 18 pasien COVID-19, masing-masing empat orang di Palu, satu orang di Morowali, satu orang di Sigi dan 12 orang di Banggai dinyatakan sembuh hari ini sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 Sulteng yang sembuh berjumlah 1.089 orang.

Baca juga: Pasien COVID-19 Sulteng tambah 30 orang,11 sembuh dan satu meninggal

Baca juga: Upaya Kemendikbud pulihkan pendidikan pascagempa dan pandemi COVID-19

"Kemudian total pasien COVID-19 yang meninggal berjumlah 72 orang. Sementara itu, 699 pasien saat ini masih menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat," ujarnya.

Adapun 280 sampel usap (swab) COVID-19 kini dalam pemeriksaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng di Palu.

Ia berharap hasil pemeriksaan terhadap 280 sampel usap tersebut negatif agar tidak terjadi ledakan kasus COVID-19 di Sulteng.

Olehnya Haris mengimbau masyarakat agar mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19 dan menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Langkah tersebut sangat penting untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya.*

Baca juga: Kasus COVID-19 di Sulteng bertambah 55 jadi 1.687 orang

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Sulawesi Tengah cetak rekor tertinggi

Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020