Sungai Deli Medan kembali meluap

Sungai Deli Medan kembali meluap

Air Sungai Deli di Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan yang kembali meluap. ANTARA/Munawar.

Medan (ANTARA) - Sungai Deli yang berada di Lingkungan IV Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun Kota Medan Provinsi Sumatera Utara Ahad (6/12) sekitar pukul 19.00 WIB kembali meluap, namun warga masyarakat tidak mengungsi dan tetap berada di rumah.

Seorang warga Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Amril (56), Senin, mengatakan banjir Sungai Deli hanya sebentar saja, dan sekitar pukul 23.30 WIB, kembali surut.

Banjir Sungai Deli itu tidak sampai masuk ke rumah-rumah warga yang berada di Lingkungan IV, Kelurahan Aur.

"Jadi, masyarakat bisa tidur nyenyak di rumah dan tidak harus mengungsi ke rumah tetangga maupun famili," ujarnya.

Baca juga: Warga Medan korban banjir dapat pengobatan dari Puskesmas

Baca juga: Pangdam beri semangat korban banjir Medan-Deli Serdang


Sebelumnya, Sungai Deli Medan kembali meluap pada Sabtu (5/12) dan merendam 200 unit rumah warga yang bertempat tinggal di Lingkungan IV Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun Kota Medan.

Hingga pukul 15.00 WIB, air yang berasal dari aliran sungai (DAS) Deli masih merendam rumah masyarakat, dan belum ada tanda-tanda air banjir akan surut.

Bahkan, untuk sementara waktu ratusan kepala keluarga yang berdomisili di Lingkungan IV Kelurahan Aur, terpaksa mencari tempat tinggal sementara di rumah tetangga maupun keluarga.

Sedangkan, pada Kamis (3/12) pada pukul 21.00 WIB, Sungai Deli juga meluap dan merendam ratusan rumah warga. Banjir kiriman itu berasal dari Berastagi, Kabupaten Karo.

Banjir merendam sedikitnya 2.773 rumah yang berada di tujuh kecamatan di Kota Medan, Sumatera, yakni Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia.*

Baca juga: Warga Medan bersihkan rumahnya dari lumpur sisa banjir

Baca juga: Stafsus Menteri PUPR sebut banjir di Medan karena drainase buruk
Pewarta : Munawar Mandailing
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020