Kapuskesmas: Tak ada zona merah COVID-19 di Kecamatan Tanah Abang

Kapuskesmas: Tak ada zona merah COVID-19 di Kecamatan Tanah Abang

Kapuskesmas Tanah Abang Sari Ulfa di Polsek Metro Tanah Abang, Selasa (3/2/2021). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Puskesmas Kecamatan Tanah Abang Sari Ulfa mengatakan sejak awal Februari 2021 sudah tidak ada lagi zona merah COVID-19 di tujuh kelurahan di bawah penanganannya.

"Saat ini kelurahan kita ada tujuh ya. Semuanya sudah masuk zona kuning. Alhamdulillah. Mudah- mudahan jangan lagi (zona merah)," kata Sari di Polsek Tanah Abang dalam pelaksanaan rapid test massal di Polsek Tanah Abang, Rabu.

Baca juga: Pemkot Jaksel minta RW zona merah bikin tanda peringatan

Penurunan angka COVID-19 di Kecamatan Tanah Abang menurut Sari turut dipengaruhi juga dengan adanya pelaksanaan Kampung Tangguh Jaya yang dibentuk oleh Polsek Metro Tanah Abang bersama Pemerintah dan TNI di Tanah Abang.

"Kan sudah ada Kampung Tangguh Jaya. Saya rasa itu berpengaruh ya. Sebelumnya di kita itu masuk zona oranye. Sejak 28 Januari itu sudah zona kuning semua. Jadi saya rasa kampung tangguh ini efektif," ujar Sari.

Dengan menurunnya angka kasus COVID-19, diharapkan masyarakat dapat tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak kendor menjalan 5M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Baca juga: Warga disiplin terapkan 3M, zona merah COVID-19 di Jakarta turun

"Semoga masyarakat bisa menjaga protokol kesehatan apalagi kita sekarang sudah masuk tahap vaksinasi tenaga kesehatan yang sedang dilakukan percepatan. Kita berharap ada kepatuhan masyarakat Tanah Abang," ujar Sari.

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan mengatakan pihaknya siap untuk terus terlibat dalam penanganan COVID-19 di kecamatannya.

Baca juga: 10 persen RPTRA di Jakarta Pusat belum dibuka karena masuk zona merah

Beberapa kegiatan yang digencarkan beberapa waktu belakangan ini oleh Polsek Tanah Abang di antaranya menggencarkan tes COVID-19 hingga membagi masker untuk menciptakan 'Jakarta Bermasker'.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021