Angka penularan COVID-19 di Kota Batam melandai

Angka penularan COVID-19 di Kota Batam melandai

Sosialisasi COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau beberapa waktu lalu. ANTARA.

Batam (ANTARA) - Angka penularan COVID-19 di Kota Batam Kepulauan Riau terus melandai sejak pekan keempat Januari 2021, hingga pekan pertama Februari 2021, berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan COVID-10 daerah setempat.

Dalam data Satgas COVID-19 Kota Batam, pada pekan ketiga 2021, sebanyak 195 warga setempat yang dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona, dan pada pekan keempat jumlahnya sebanyak 118 orang, lalu pekan pertama Februari jumlahnya sebanyak 88 orang.

Seiring dengan angka penularan yang berkurang, jumlah warga yang dinyatakan sembuh pada pekan pertama 2021 juga bertambah. Dan ini membuat jumlah warga yang masih dirawat karena COVID-19 berkurang dari 498 orang pada Selasa (2/2), menjadi 205 orang pada Selasa (9/2).

Tingkat kesembuhan kini mencapai 94,0 persen, melonjak dibanding pekan lalu sebesar 88,6 persen.

Baca juga: Tak penuhi kriteria, 1.024 nakes Batam tidak diberikan vaksin COVID-19

Baca juga: Zona merah COVID-19 di Batam terus berkurang


"Tingkat kesembuhan 94,0 persen, tingkat kematian 2,5 persen, dan kasus aktif 3,5 persen," kata Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi.

Sementara itu, pada Selasa, Satgas mencatat tambahan 10 orang positif COVID-19, hingga totalnya mencapai 5.723 orang. Kemudian 27 orang sembuh dan keseluruhannya menjadi 5.372 orang pulih.

"Sebanyak 146 orang meninggal dan 205 orang sedang dirawat," kata Ketua Bidang Kesehatan Satuan Tugas COVID-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi.

Sementara itu, hingga kini, Satuan Tugas COVID-19 Batam mencatat pemeriksaan RT PCR telah dilakukan terhadap 25.022 sampel, sebanyak 19.238 di antaranya negatif dan 5.723 positif. Sedang 61 lainnya masih dalam proses.*

Baca juga: 232 warga Batam sembuh COVID-19 dalam sehari

Baca juga: 6 warga Batam alami KIPI usai divaksin COVID-19
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021