Bertambah 14, positif COVID-19 di Bangka Barat-Babel naik 1.279 kasus

Bertambah 14, positif COVID-19 di Bangka Barat-Babel naik 1.279 kasus

Aparat berwenang siaga setelah Pemkab Bangka Barat, Provinsi Babel, menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di beberapa desa untuk kendalikan penyebaran COVID-19. (FOTO ANTARA/ Donatus Dasapurna)

Mentok, Babel (ANTARA) - Satuan Tugas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pada Ahad (2/5) ini terjadi penambahan jumlah kasus warga yang terkonfirmasi positif sebanyak 14 orang sehingga jumlah totalnya naik menjadi sebanyak 1.279 kasus, dan dua kasus pasien meninggal dunia.

"Dengan adanya tambahan kasus baru tersebut, sampai saat ini selama pandemi berlangsung sudah ditemukan sebanyak 1.279 kasus warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Bangka Barat," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Ahad.

Sebanyak 14 kasus baru tersebut berasal dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Mentok delapan kasus, Simpangteritip empat kasus dan Parittiga dua kasus.

Ia menjelaskan kasus-kasus baru yang dirilis Ahad ini merupakan hasil pengembangan penelusuran dan pemeriksaan yang dilakukan tim kesehatan terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan pasien sebelumnya.

"Warga yang sebelumnya memiliki kontak erat dengan pasien COVID-19 tersebut setelah didata kemudian dilakukan pemeriksaan dengan rapid tes antigen dan hasilnya menunjukkan positif," katanya.

Para warga yang hasil pemeriksaannya diketahui positif selanjutnya disarankan menjalani isolasi mandiri, sedangkan bagi yang memiliki masalah kesehatan atau riwayat sakit berat disarankan menjalani perawatan di RSUD Sejiran Setason atau di Wisma Karantina Pemkab Bangka Barat untuk memudahkan pemantauan kondisi kesehatan pasien.

"Pada hari ini juga terjadi penambahan kasus dua pasien meninggal dunia, masing masing satu danri Kecamatan Mentok dan Parittiga. Mereka sudah dimakamkan dengan menggunakan tata cara pemakaman jenazah COVID-19,"katanya.

Dengan adanya tambahan 14 kasus baru tersebut,  kata dia, sampai saat ini jumlah kasus warga positif COVID-19 selama pandemi berlangsung ditemukan sebanyak 1.279 kasus dan 20 orang di antaranya meninggal dunia saat masih menjalani perawatan karena memiliki penyakit penyerta.

Untuk jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh atau selesai menjalani isolasi, karantina dan perawatan sebanyak 824 orang sedangkan yang masih wajib isolasi sebanyak 435 orang.

"Kami mengimbau masyarakat membiasakan diri patuh pada protokol kesehatan yang dimulai dari diri masing-masing, keluarga dan lingkungan agar bisa bersama-sama memutus mata rantai penularan virus corona," demikian M Putra Kusuma .

Baca juga: Kasus COVID-19 di Bangka Barat tambah 36 dan satu meninggal dunia

Baca juga: COVID-19 melonjak, Bangka Barat kembali hentikan sekolah tatap muka

Baca juga: Pasien aktif COVID-19 di Bangka Barat bertambah 42 menjadi 341

Baca juga: Pasien positif COVID-19 Bangka Barat bertambah 102 menjadi 426 orang

Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021