Kemarin, mulai silaturahim daring Presiden hingga suasana di Katedral

Kemarin, mulai silaturahim daring Presiden hingga suasana di Katedral

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin beserta istri Wury Ma'ruf Amin menerima panggilan video dari Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana, untuk bersilaturahim secara daring. ANTARA/HO-Asdep KIP Setwapres/am.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin masih layak untuk dibaca Jumat ini mulai dari Presiden Joko Widodo bersilaturahim secara daring dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin hingga suasana perayaan Kenaikan Isa Al Masih di Gereja Katedral Jakarta.

Berikut sejumlah berita humaniora kemarin:

1. Secara daring, Presiden bersilaturahmi dengan Wapres

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana bersilaturahim dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan istri Wury Ma'ruf Amin secara daring dari Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Setelah melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah dan kembali ke Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan Bogor, Presiden bersama Ibu Negara menghubungi Wakil Presiden dan Ibu Wury yang berada di kediaman resminya melalui panggilan video.

"Assalamualaikum Pak Wapres dan Bu Wury, menghaturkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin," ujar Presiden.

“Saya juga menghaturkan selamat hari raya, mohon maaf lahir batin," sambung Ibu Negara.

2. Uskup Agung Semarang: Idul Fitri bawa suka cita manusia

Uskup Agung Semarang Monsinyur (Mgr) Robertus Rubiyatmoko mengemukakan perayaan Lebaran (Idul Fitri) 2021 membawa sukacita dan perdamaian umat manusia dalam kehidupan bersama sehari-hari di masyarakat.

"Sehingga kita mengalami sukacita dan ada perdamaian di antara kita dalam kehidupan bersama di tengah masyarakat," katanya melalui kanal Youtube Unit Pengembangan Pastoral Komunikasi Keuskupan Agung Semarang (UPPKKAS), yang dipantau di Magelang, Jawa Tengah, Kamis.

3. Menaker ingatkan masyarakat tetap tunda mudik saat Idul Fitri

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam pesan Idul Fitri mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk menunda mudik ke kampung halaman untuk memutus penularan COVID-19.

"Bukankah Ramadhan yang baru saja kita lalui mengajarkan kepada kita tentang pentingnya menahan diri, menunda untuk melakukan sesuatu yang kita senangi," kata Menaker Ida dalam pesan Idul Fitri secara virtual di Jakarta pada Kamis.

4. Pemudik membludak, perbatasan di Puncak-Cianjur direnggangkan

Petugas gabungan di perbatasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat, terpaksa merenggangkan penyekatan akibat volume kendaraan pemudik dari arah Bogor terus bertambah dan tidak terbendung Kamis dini hari, bahkan sebagian besar kendaraan terus bergerak meski dipagar betis petugas.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai di Cianjur Kamis dinihari, mengatakan ratusan pemudik dengan sepeda motor, berusaha keluar dari jalur penyekatan di kawasan Puncak Pass, sehingga membuat petugas cukup kewalahan, meski berbagai upaya dilakukan.

"Upaya penyekatan terus dilakukan, namun volume kendaraan terus bertambah, sehingga membuat petugas kewalahan. Bahkan ribuan pemudik dengan sepeda motor terus merangsek keluar jalur pemeriksaan, sehingga petugas terpaksa di tarik mundur," katanya.

5. Gereja Katedral batasi umat pada perayaan ibadat Kenaikan Isa Al Masih

Gereja Katedral membatasi jumlah umat yang akan mengikuti ibadat Kenaikan Isa Al Masih di gereja tersebut hanya sebanyak 150 orang saja demi menerapkan protokol kesehatan serta upaya pencegahan penularan COVID-19.

"Bapak Menteri (Yaqut Cholil Qoumas) menegaskan maksimal 50 persen dari kapasitas tempat ibadah. Kami bahkan di Gereja Katedral dan gereja-gereja yang lain hanya sekitar 150 orang," ujar Sekretaris Jenderal Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) Romo V Adi Prasojo saat dihubungi ANTARA, Kamis.

Baca juga: Lebaran 2021, positif COVID-19 bertambah 3.448, sembuh 4.201 orang

Baca juga: 8.919.557 penduduk Indonesia telah selesaikan vaksinasi COVID-19
Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021