Penyekatan di wilayah perbatasan Sumbar diperpanjang hingga 24 Mei

Penyekatan di wilayah perbatasan Sumbar diperpanjang hingga 24 Mei

Kendaraan melintasi pos penyekatan mudik tanpa diperiksa di perbatasan Jambi-Sumbar, Telun Berasap, Kerinci, Jambi, Minggu (16/5/2021). Sejumlah kendaraan dari arah Jambi ataupun Sumbar terpantau melintas bebas tanpa pemeriksaan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp.

Padang, (ANTARA) - Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Satake Bayu menyatakan pihaknya memperpanjang masa penyekatan di perbatasan daerah itu hingga 24 Mei 2021 meski Operasi Ketupat Singgalang 2021 telah berakhir.

"Saat ini Operasi Ketupat Singgalang resmi berakhir dan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan," kata dia.

Menurutnya dengan adanya hal itu penyekatan di wilayah perbatasan Sumbar tetap dilakukan untuk mengantisipasi warga luar provinsi yang tidak mengantongi dokumen resmi masuk. "10 pos perbatasan masih bekerja saat ini hingga 24 Mei nantinya," kata dia,

Baca juga: Sumsel perpanjang masa penyekatan arus mudik hingga 31 Mei 2021
Baca juga: KAI Sumut: 1.549 calon penumpang kereta api batalkan keberangkatan
Baca juga: Wisma Atlet terima enam pasien positif dari lokasi penyekatan


Ia menyebutkan pada Minggu (16/5) total ada 27 kendaraan yang membawa 79 penumpang diminta putar balik di pos perbatasan karena tak mengantongi izin resmi masuk ke Sumbar.

"Untuk kendaraan ada 10 sepeda motor dan 17 mobil pribadi," kata dia.

Total sejak ada aturan mudik sebanyak 8.736 orang yang dibawa oleh 1.852 kendaraan yang diputar balik di 10 pos perbatasan di daerah itu.

Sebelumnya pada hari pertama pemberlakuan larangan mudik yakni pada Kamis (6/5) sebanyak 165 kendaraan dipaksa putar balik di pos penyekatan, kendaraan yang dipaksa putar balik terdiri dari 68 kendaraan roda dua, 75 mobil pribadi, 14 bus dan 8 mobil angkutan sewa dengan jumlah penumpang sebanyak 3.263 orang.

Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021