Kemarin, perkembangan KKB, kisruh TWK, sampai sidang korupsi benur

Kemarin, perkembangan KKB, kisruh TWK, sampai sidang korupsi benur

Tangkapan layar - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat memberikan keterangan pers terkait situasi di Papua. ANTARA/Syaiful Hakim/am.

Jakarta (ANTARA) - Ragam peristiwa hukum terjadi di Indonesia, Rabu (19/5), mulai dari penegasan dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD bahwa pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua akan dilakukan dengan hati-hati, sampai beberapa temuan baru dalam persidangan kasus korupsi benur mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Berikut ini lima berita hukum menarik pilihan ANTARA:

1. Mahfud: Pengejaran terhadap KKB dilakukan secara hati-hati

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebutkan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KBB) di Papua dilakukan secara fokus dan hati-hati.

"Pengejaran terhadap segelintir orang yang disebut KKB sebagai pelaku teror itu dilakukan secara hati-hati dan fokus sehingga tidak menimbulkan korban dari warga sipil," kata Mahfud saat jumpa pers secara daring di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

2. Mahfud: Pemerintah belum berpikir berlakukan darurat sipil di Papua

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan pemerintah belum berpikir memberlakukan status darurat sipil di Papua terkait aksi-aksi teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Pemerintah sampai saat ini belum berpikir memberlakukan darurat sipil apalagi darurat militer, karena kita menganggap ini sebenarnya tidak terlalu besar," kata Mahfud saat jumpa pers secara daring di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

3. Jaksa KPK gali proses pembelian perabotan rumah Edhy Prabowo

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali proses pembelian perabotan rumah tangga untuk mengisi rumah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, di Muara Enim, Sumatera Selatan.

"Pak Edhy di rumah dinas Widya Chandra pernah tanya 'Siapa ya yang kira-kira bisa bantu saya untuk isi rumah di Palembang', lalu bang Safri katakan 'Yofi saja', saya diam saja, tapi namanya disuruh atasan nggak mungkin saya tolak," kata Yoviana Dwi Nasution, dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

4. Perwakilan 75 pegawai melaporkan Pimpinan KPK ke Ombudsman RI

Perwakilan 75 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) melapor ke Ombudsman RI terkait dugaan maladministrasi yang dilakukan oleh Pimpinan KPK.

"Hari ini saya mewakili 75 orang pegawai membuat pelaporan resmi terkait proses TWK yang dilakukan KPK. Pengaduan ini untuk praktisnya hanya ditandatangani oleh 15 pegawai," kata Direktur Pembinaan Jaringan Antarkomisi KPK Sujanarko, di Gedung Ombudsman Jakarta, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.

5. Lima terdakwa penyelundupan 81 kilogram sabu dituntut mati

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Idi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, menuntut lima dari delapan terdakwa penyelundupan 81 kilogram narkoba jenis sabu masing-masing dengan hukuman mati.

Tuntutan tersebut dibacakan JPU Fakhrur Rozi, M Iqbal Zakwan, dan Cherry Arrida di persidangan yang digelar secara daring di Pengadilan Negeri Idi di Aceh Timur, Rabu.

Selengkapnya baca di sini.
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021