34 warga positif COVID-19 di Sumur Batu dari klaster keluarga

34 warga positif COVID-19 di Sumur Batu dari klaster keluarga

Kapolsek Kemayoran Komisaris Polisi Ewo Samono memimpin penutupan wilayah terbatas (lockdown) di RW 03 Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (8/6/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 34 warga positif COVID-19 dari lima rumah di RW 3 Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, berasal dari klaster keluarga.

Kapolsek Kemayoran Kompol. Ewo Samono mengatakan berdasarkan laporan, kasus positif COVID-19 di tiga RT, yakni RT 1, RT 2, dan RT 8 RW 3 Sumur Batu, meningkat pada tanggal 3-5 Juni lalu.

"Untuk yang di sini tidak klaster mudik, mereka klaster keluarga. Mereka tidak tahu terpapar dimana, tiba-tiba tanggal 3, 4, 5 (Juni), rumah itu dinyatakan reaktif semua," kata Kompol Ewo Samono di Sumur Batu, Jakarta Pusat, Selasa.

Kompol Ewo menjelaskan bahwa 34 warga tersebut kini telah dilarikan ke RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca juga: 34 warga positif COVID-19, tiga RT di Sumur Batu "lockdown" mikro

Saat ini, petugas tiga pilar, yakni dari Polsek, Kecamatan dan Danramil Kemayoran telah melakukan penutupan wilayah terbatas secara mikro (micro lockdown) di Jalan Intan Berduri RT 8 RW 03.

Penutupan dilakukan dengan memasang spanduk imbauan agar warga sementara ini tidak melintasi wilayah tersebut.

Petugas tiga pilar juga akan melakukan pelacakan kasus, penyemprotan disinfektan dan menutup sementara bagi warga maupun tamu untuk melintas wilayah tersebut.

Selama karantina wilayah mikro berlangsung, warga juga diberikan bantuan sembako agar kebutuhan mereka sehari-hari tercukupi.

Baca juga: Satu kecamatan dan kelurahan di Jakpus ditutup lagi akibat COVID-19

"Jika warga ada kebutuhan apa pun, sudah kami imbau untuk hubungi kami sehingga mereka  tidak bebas berkeliaran di luar," kata Ewo.
 
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021