Saat pandemi, penyakit chikungunya serang belasan warga Cianjur-Jabar

Saat pandemi, penyakit chikungunya serang belasan warga Cianjur-Jabar

Kepala Puskemas Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Hanny Windyalaras. (FOTO ANTARA/Ahmad Fikri)

Cianjur, Jabar (ANTARA) - Belasan orang warga di Kabupaten  Cianjur, Jawa Barat, di tengah pandemi COVID-19 saat ini terjangkit penyakit chikungunya, dengan gejala nyeri sendi, demam tinggi, nyeri otot disertai sakit kepala, sehingga tenaga medis puskesmas memberikan pelayanan kesehatan ke rumah warga.

"Mereka adalah warga Kampung Pasar, Desa Cikidangbayabang, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur," kata Kepala Puskesmas Pademangan, Kecamatan Mande, dr Hanny Windyalaras di Cianjur, Senin.

Ia mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang warga yang mengeluhkan sakit yang sama, sehingga dilakukan pengambilan sampel darah.

"Sebagian besar warga satu kampung itu, mengeluhkan gelaja demam tinggi, nyeri sendi dan nyeri otot. Warga mengalami gejala sejak beberapa hari yang lalu, bahkan beberapa di antaranya tidak bisa berjalan, sehingga pelayanan kesehatan diberikan dengan mendatangi rumah warga," katanya.

Hingga saat ini, tenaga kesehatan yang ada, kata dia, terus melakukan pengecekan kesehatan dan pemberian obat sesuai dengan gejala yang dikeluhkan warga, bahkan hasil pemeriksaan sampel darah mereka normal tidak terjangkit virus berbahaya.

Meski sebagian kecil sudah berangsur membaik dan pulih, kata  Hanny Windyalaras , namun mereka masih mengeluhkan pegal dan nyeri pada persendian, sehingga pihaknya tetap melakukan pengawasan dan memberikan pelayan kesehatan ke rumahnya masing-masing.

Sementara beberapa orang warga yang sudah berangsur pulih, mengatakan hingga saat ini, masih merasakan pegal otot dan nyeri di persendian. Sebelumnya mereka sempat panik karena gejala yang mereka rasakan mengarah ke COVID-19.

"Bedanya indra penciuman dan nasfu makan tetap ada, sehingga kami periksa ke puskesmas. Tenaga medis menduga kami terjangkit chikungunya karena gejalanya pegal otot dan nyeri persendian," kata seorang warga yang terjangkit, Lukman (48).

Baca juga: Chikungunya serang 10 warga Kampung Lodaya Sukabumi

Baca juga: 20 warga Bendungan Bogor tersangka chikungunya

Baca juga: Kemkes dirikan posko penanganan Chikungunya di Depok

Baca juga: Puluhan Warga Bekasi Terserang Chikungunya
Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021