Kolinlamil siap operasikan KRI Teluk Youtefa 522

Kolinlamil siap operasikan KRI Teluk Youtefa 522

KRI Teluk Youtefa-522 yang siap dioperasikan oleh Kolinlamil. ANTARA/HO-Dispen Kolinlamil.

Jakarta (ANTARA) - Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) siap mengoperasikan KRI Teluk Youtefa 522 yang diresmikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono di Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin.

Setelah sebelumnya dilakukan serah terima kapal dari PT Daya Radar Utama kepada TNI AL yang diwakili Asisten Logistik Kasal Laksda TNI Puguh Santoso dan diserahkan kepada Panglima Kolinlamil Laksda TNI Arsyad Abdullah.

Pada kesempatan itu, Kasal juga mengukuhkan Letkol Laut (P) I Nyoman Armenthia W. sebagai komandan kapal pertama yang akan bertugas di jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

"Hari ini kita telah melaksanakan serah terima KRI Teluk Youtefa-522 kemudian peresmian KRI dan juga pengukuhan komandan KRI Teluk Youtefa-522," kata Kasal.

Sebagai salah satu alutsista TNI AL terbaru, KRI Teluk Youtefa - 522 akan bertugas di jajaran Kolinlamil melaksanakan tugas operasi angkutan laut militer dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

"KRI Teluk Youtefa - 522 memiliki fungsi asasi sebagai kapal angkut tank, tugas pokok kapal angkut tank. Nantinya bisa mengganti kapal-kapal angkut tank yang umurnya yang sudah lanjut," tutur Laksamana Yudo.

KRI Teluk Youtefa-522 dirancang mengangkut MBT (Main Battle Tank) jenis Leopard milik TNI AD dan tank BMP-3F milik Marinir itu akan berada di jajaran Kolinlamil.

"Dalam situasi damai bisa untuk latihan bisa untuk angkut pasukan di wilayah Barat maupun wilayah Timur," ujarnya.

Baca juga: Personel kapal perang dari Kolinlamil ikuti rapid test COVID-19

Baca juga: Kolinlamil antisipasi kelangkaan pangan akibat pandemik COVID-19


Kapal produksi dalam negeri di PT Daya Radar Utama (DRU) di Srengsem, Panjang, Bandar Lampung itu diharapkan dapat membantu tugas pokok TNI AL menjaga wilayah maritim Indonesia.

"Khususnya operasi gabungan yaitu operasi amfibi maupun operasi pendaratan administrasi. Sehingga bisa mengangkut pasukan maupun mengangkut tank leopard maupun tank amfibi," kata mantan Pangkogabwilhan I ini.

Ada pun nama KRI Teluk Youtefa-522 yang diambil dari nama teluk di Jayapura, Papua, dan berjenis Landing Ship Tank (LST) itu bisa menampung 360 prajurit dan 120 personel anak buah kapal (ABK).

KRI Teluk Youtefa-522 memiliki panjang 120 meter, lebar 18 meter, draf 3 meter (full load) dengan bobot 4.508 ton.

KRI Teluk Youtefa-522 memiliki kecepatan maksimum 16 knots, kecepatan jelajah 14,8 knots dan kecepatan ekonomis 13,6 knots dengan kemampuan jelajah sejauh 7.200 nautical miles serta mampu berlayar 20 hari dengan menggunakan dua mesin stx-man diesel 4.320 KW.

KRI Teluk Youtefa 522 dapat mengangkut 10 unit tank leopard, 1 unit panser 2 AVBL, 1 unit transporter, 2 unit helikopter.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021