Setjen DPR gelar pemotongan hewan kurban dengan terapkan prokes ketat

Setjen DPR gelar pemotongan hewan kurban dengan terapkan prokes ketat

Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Indra Iskandar. ANTARA/HO-Humas DPR/am.

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengatakan Kesekjenan DPR akan menggelar pemotongan hewan kurban di Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen,  Rabu (21/7), dengan menggandeng pihak ketiga yang profesional dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

"Proses pemotongan hewan kurban memang sangat disederhanakan cara pemotongannya. Kami lakukan tidak seperti tahun-tahun lalu dan proses pemotongan dilakukan pihak ketiga yang profesional dengan menerapkan prokes secara ketat," kata Indra kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan pada Hari Raya Idul Adha 1422H, Kesekjenan DPR akan memotong hewan kurban sebanyak 13 ekor sapi dan 18 ekor kambing.

Menurut dia, pihaknya tetap melaksanakan pemotongan hewan kurban karena sudah direncanakan sejak sebelum penerapan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Baca juga: Sekjen DPR respons positif kabar dirinya jadi Komisaris BUMN

"Karena ini menyangkut tanggung jawab yang sudah dilakukan, informasi kurban ini sudah disampaikan jauh hari sebelum PPKM darurat. Jadi kami tetap laksanakan sesuai dengan prokes yang ketat," ujarnya.

Indra menjelaskan hewan kurban sebagian besar merupakan sumbangan dari Pimpinan DPR, MPR, DPD RI, dan fraksi-fraksi yang disampaikan kepada Dewan Kemakmuran Masjid Baiturrahman, Kompleks Parlemen.

Menurut dia, pembagian daging hewan kurban akan diproyeksikan bagi masyarakat kurang mampu di sekitar Kompleks Parlemen seperti di daerah Palmerah dan Kabayoran Lama, Jakarta.

Baca juga: Puan: Idul Adha dimaknai "kurbankan" ego pribadi atasi pandemi

"Sasaran distribusi daging hewan kurban seperti petugas 'cleaning service' yang ada di Gedung Parlemen, pramubakti, petugas pertamanan, karyawan warung yang ada di lingkungan parlemen, petugas pengamanan dalam (pamdal), petugas kebersihan di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), ojek daring di sekitar Stasiun Palmerah, dan masyarakat sekitar Kompleks Parlemen," katanya.

Indra memastikan proses pemotongan hewan kurban hanya dihadiri petugas pemotongan dan panitia sehingga tidak akan ada kerumunan yang dihadiri banyak orang.

Selain itu, menurut dia, proses pembagian hewan kurban akan langsung disampaikan kepada pihak yang berhak menerima sehingga tidak akan ada kerumunan di lokasi pemotongan hewan kurban.

Baca juga: Puan: Pemuka agama sosialisasikan ibadah Idul Adha di rumah

Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021