PMI Kota Tangerang optimalkan layanan donor plasma

PMI Kota Tangerang optimalkan layanan donor plasma

Arsip Foto - Petugas PMI memasukkan kantong berisi plasma konvalesen dari penyintas COVID-19 ke dalam kotak pendingin di Denpasar, Bali, Kamis (11/2/2021). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/wsj

Tangerang (ANTARA) - PMI Kota Tangerang, Banten, mengoptimalkan layanan donor plasma konvalesen kepada warga dalam membantu kesembuhan pasien kasus COVID-19.

Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah dalam keterangannya, Senin mengatakan, layanan jemput bola donor plasma konvalesen ini dilaksanakan oleh tim dari Unit Pelayanan UDD PMi Kota Tangerang.

Karena itu, kepada masyarakat khususnya penyitas COVID-19 yang akan melakukan donor plasma konvalesen bisa menyampaikan informasi kepada PMI Kota Tangerang untuk segera mendapatkan pelayanan.

"PMI Kota Tangerang akan mengambil sampel sebelum donor plasma dilaksanakan. Intinya ini adalah upaya kami dalam membantu penyembuhan para penderita yang kini banyak membutuhkan," kata Oman.

PMI Kota Tangerang telah menyalurkan 3.619 kantong plasma konvalesen kepada seluruh rumah sakit dalam membantu penyembuhan penderita. Seluruh plasma tersebut diperoleh dari pedonor yang telah melakukan donor beberapa waktu lalu.

Baca juga: PMI Kota Tangerang telah salurkan 943 kantong plasma konvalesen
Baca juga: PMI Kota Tangerang buka dapur umum siapkan makan siap saji


Seiring dengan peningkatan kasus dan permintaan yang besar maka PMI Kota Tangerang terus mengupayakan kebutuhan tersebut dengan memaksimalkan layanan jemput bola.

Dia mengatakan, plasma konvalesen tersebut sangat dibutuhkan bagi penderita dengan kondisi tak baik dan udah banyak pasien yang terbantu sehingga sangat diperlukan.

"PMI Kota Tangerang meminta kepada pasien yang sudah sembuh dari COVID-19 bisa berkontribusi dalam membantu penderita lainnya dengan melakukan donor plasma konvalesen," katanya.

Sekretaris Kelurahan Cimone, Asep Zulfikar menyatakan, siap mendukung program tersebut dan agar segera melakukan sosialisasi kepada warga khususnya yang telah dinyatakan sembuh. "Ini adalah upaya membantu penyembuhan pasien yang sedang dirawat," katanya.
Pewarta : Achmad Irfan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021