Mendagri mengapresiasi langkah Bupati Tangerang tangani kasus COVID

Mendagri mengapresiasi langkah Bupati Tangerang tangani kasus COVID

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian didampingi Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar serta forkopimda setempat, menyampaikan konferensi pers, di Puspemkab Tangerang, Senin (27/7/2021). ANTARA/Azmi Samsul Maarif

Tangerang (ANTARA) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi langkah Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam menangani kasus penyebaran COVID-19 yang ditandai dengan adanya indikasi penurunan kasus di daerah itu.

"Kabupaten Tangerang pada prinsipnya mulai membaik yang ditandai dengan angka positif menurun, kemudian BOR (bed occupancy rate) menurun, dan lain sebagainya," kata Tito, usai melakukan Rapat Koordinasi Menteri Dalam Negeri bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, di Puspemkab Tangerang, Senin.

Menurut Tito, langkah-langkah yang dilakukan oleh pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tangerang selama ini dinilai efektif dalam menekan angka penyebaran COVID-19.

"Jadi saya sangat mengapresiasi langkah Bupati atas semua kekompakan beliau bersama forkopimda dalam menangani pandemi ini, meski itu tidak gampang," kata Tito lagi.

Ia juga mengatakan bahwa Kabupaten Tangerang berperan sangat penting dalam pengendalian COVID-19 secara nasional. Karena, posisi titik wilayah itu sebagai penunjang daerah ibu kota yang tergabung dalam aglomerasi metropolitan.

"Peranannya sangat penting, karena selain dari sisi wilayah penunjang ibu kota, jumlah penduduknya juga sudah hampir 4 juta. Jadi lebih besar daripada DKI," ujarnya pula.

Karena itu, penanganan pandemi di ibu kota tersebut sangat tergantung dari kesuksesan daerah-daerah penyangga termasuk wilayah Kabupaten Tangerang yang menjadi salah satu produk terbesar di dalam daerah aglomerasi tersebut.

Selain itu, keberhasilan Kabupaten Tangerang juga ditandai dengan baiknya persentase realisasi anggaran untuk penanganan pandemi pada Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) yang mencapai 80 persen. Artinya dalam penggunaan dana itu semua dipergunakan sesuai kepentingan yang ada.

"Dari data-data realisasi belanja APBD, saya lihat cukup baik. Kemudian realisasi anggaran penanganan pandemi dari 8 persen DAU dan DBH," ujarnya lagi.

Ia menambahkan, dalam pendistribusian bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Tangerang. Dirinya melihat selama ini berjalan baik dengan ditangani langsung oleh kepala daerahnya, sehingga bantuan itu disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.

"Di samping itu saya berharap kepada teman-teman daerah lain juga agar mempergunakan APBD itu sesuai kepentingannya, serta segera merealisasikan bantuan untuk masyarakat terdampak," kata dia.

Bupati Tangerang A Zaki Iskandar mengucapkan terima kasih atas kehadiran Mendagri dan seluruh jajarannya dalam memberi masukan serta petunjuk atau motivasi untuk terus semangat bekerja di tengah pandemi COVID-19.

Menurutnya, dengan kehadiran tersebut dinilai sangat penting. Karena memang di tengah keterbatasan yang dialami oleh daerah-daerah, tentu saja tugas pokok dan target yang dicapai dalam menyelamatkan kesehatan masyarakat terlebih dahulu yang diprioritaskan.

"Mudah-mudahan hasil dari rakor ini bisa segera kami tindaklanjuti dan tentu saja mohon selalu dukungan arahan dan bimbingan dari Pak Mendagri untuk penanganan pandemi COVID-19 di Kabupaten Tangerang, termasuk perkembangan dari anggaran daerah," ujarnya pula.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih kepada forkopimda yang selalu bekerja bersama dalam menangani pandemi di Kabupaten Tangerang

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, alim ulama, para pemuda, mahasiswa yang saat ini juga ikut bekerja bersama-sama dalam menangani pandemi COVID-19 di Kabupaten Tangerang," kata dia lagi.
Baca juga: PMI Kabupaten Tangerang sediakan peti jenazah COVID-19 gratis
Baca juga: 35.000 warga Kabupaten Tangerang ikut vaksinasi massal serentak
Pewarta : Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021