Uskup Ruteng terkonfirmasi positif COVID-19, dirawat di Jakarta

Uskup Ruteng terkonfirmasi positif COVID-19, dirawat di Jakarta

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengantar Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat (ketiga dari kiri), Jumat (30/7/2021) di Bandara Udara Frans Sales Lega, Ruteng untuk diterbangkan ke Jakarta guna menjalani perawatan medis setelah terkonfirmasi positif COVID-19 . ANTARA/HO-Keuskupan Ruteng.

Kupang (ANTARA) - Uskup Ruteng, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Mgr.Siprianus Hormat, Pr terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga harus menjalani perawatan medis di Jakarta.

"Betul, Uskup Ruteng positif COVID-19 dan sudah diberangkatkan ke Jakarta dengan menggunakan ambulans udara," kata Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Ruteng, Romo Alfons Segar, Pr ketika dihubungi ANTARA dari Kupang, Jumat.

Menurut dia  secara umum kondisi kesehatan Uskup Siprianus Hormat dalam kondisi yang stabil.

"Kondisinya bapa uskup baik," katanya.

Ia mengatakan Uskup Ruteng Siprianus Hormat yang baru ditahbiskan sebagai Uskup Ruteng pada 19 Maret 2020 itu menjalani perawatan medis dI Jakarta setelah dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

"Siang tadi Uskup Mgr. Siprianus Hormat diterbangkan ke Jakarta dengan ambulans udara untuk menjalani perawatan yang lebih baik, Bapak Uskup sudah dua hari diketahui terpapar COVID-19," kata Romo Alfons.
Uskup Ruteng, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Mgr. Siprianus Hormat diterbangkan dari  Bandara Udara Frans Sales Lega, Ruteng ke Jakarta dengan ambulans udara, Jumat (30/7) setelah terkonfirmasi positif COVID-19 . (FOTO ANTARA/HO-Keuskupan Ruteng)


Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat dievakuasi ke Jakarta melalui Bandara Udara Frans Sales Lega, Ruteng dengan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

Bupati Manggarai Herybertus Nabit sempat mengantar Mgr Siprianus Hormat di Bandara Frans Sales Lega.

Baca juga: Satgas: 30 desa di Manggarai-NTT masuk zona merah COVID-19

Baca juga: Pemkab Manggarai batasi jam operasi pasar tradisional cegah COVID-19

Baca juga: Flores Timur wajibkan pelaku perjalanan tes COVID-19 mulai 1 Juli

Baca juga: Flores Timur zona merah, Pemkab Lembata tutup akses laut
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021