LP Pariaman sita kabel dan colokan rakitan narapidana

LP Pariaman sita kabel dan colokan rakitan narapidana

Kepala LP Pariaman, Eddy Junaedi (kiri), menunjukkan kabel-kabel dan colokan-colokan rakitan buatan narapisana yang mereka sita, di LP Pariaman, Sumatera Barat, Rabu. ANTARA/Aadiaat MS

Pariaman (ANTARA) - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Pariaman, Sumatera Barat, menyita sejumlah kabel liar dan colokan rakitan milik narapidana guna mengantisipasi kebakaran akibat arus pendek listrik terjadi.

Kepala LP Pariaman, Eddy Junaedi, usai operasi itu, di Pariaman, Rabu, menyatakan, "Kabel yang digunakan itu kabel bekas semua."

Baca juga: Anggota DPR minta Menkumham tanggung jawab terbakarnya Lapas Tangerang

Baca juga: Ayah korban kebakaran Lapas sebut anaknya luka bakar 80 persen


Colokan rakitan buatan narapidana, misalnya, menggunakan gabus bekas yang dipotong mirip colokan namun ditemukan ada jejak terbakar pada benda itu.

Ia menjelaskan, memakai kabel dan alat listrik di dalam sel LP oleh narapidana merupakan pelanggaran dan kabel yang dipakai narapidana adalah kabel utama bekas yang belum sempat dibuang. Selain menyita kabel-kabel dan colokan listrik dari tangan narapidana, sipir juga memeriksa kondisi dan kelayakan jaringan kabel dan panel NCB.

Baca juga: Ketua MPR: Kebakaran lapas jadi "alarm" benahi pengelolaan manajemen

Baca juga: Anggota DPR minta manajemen keamanan lapas diperbaiki


Ia menyebutkan saat ini jumlah narapidana di LP Pariaman telah mencapai 558 orang dan 47 orang berada di sel tahanan Polres Pariaman dan Polsek-Polsek.

Pada kesempatan itu dia menyampaikan duka cita atas peristiwa kebakaran yang terjadi di LP Tanggerang.

Baca juga: Delapan narapidana LP Tangerang masih dirawat
 
Pewarta : Altas Maulana
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021