Panglima ingatkan warga Malang selalu pakai masker demi cegah COVID-19

Panglima ingatkan warga Malang selalu pakai masker demi cegah COVID-19

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (dua kiri), Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito (kiri), Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (dua kanan), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kanan) meluncurkan Gerakan Mobil Masker di Malang, Jawa Timur, Sabtu (11/9/2021). ANTARA/HO-Puspen TNI

Jakarta (ANTARA) - Panglima Tentara Nasional Indonesia Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan warga Malang, Jawa Timur, agar selalu mengenakan masker demi mencegah penularan COVID-19.

"Ingat, jadikan penggunaan masker sebagai budaya, kebiasaan baru. Jangan lengah," kata Panglima TNI saat menyalurkan 500.000 masker untuk warga di Pendopo Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Panglima lanjut menyampaikan menggunakan masker merupakan wujud kepedulian terhadap orang-orang terdekat dan warga sekitar.

"Apabila menggunakan masker, artinya kita peduli melindungi keluarga dan orang lain di sekitar kita," ujar Hadi Tjahjanto.

Dalam kegiatan penyaluran masker itu, Panglima mengapresiasi kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berhasil menurunkan kasus positif COVID-19. Walaupun demikian, Hadi mengingatkan seluruh pihak harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Panglima TNI bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito meninjau kegiatan penanggulangan COVID-19 di beberapa tempat di Malang.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut langsung kedatangan Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala BNPB di Malang.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri tinjau pelaksanaan vaksinasi di Malang

Baca juga: Panglima TNI minta masyarakat gunakan masker jadi kebiasaan


Dalam kunjungannya ke Malang, Panglima ikut mengawasi pelaksanaan vaksinasi massal di Kampus Cor Jesu SDK, SMPK, SMAK, dan SMKK, kemudian di Pondok Pesantren An-Nur 2 Bululawang.

Di tempat pertama, penyelenggara menargetkan menyuntik 3.000 siswa di sekitar Malang dan 2.000 warga. Kegiatan vaksinasi di Kampus Cor Jesu didukung oleh 59 tenaga kesehatan sebagai vaksinator.

Kemudian di Ponpes An-Nur 2 Bululawang, 7.000 dosis vaksin diharapkan dapat disalurkan ke santri, pengurus Ponpes, dan warga yang tinggal di sekitar Pondok Pesantren.

Panglima TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang bertugas sebagai vaksinator. Ia juga berharap para nakes selalu dalam kondisi yang sehat.

"Terima kasih atas kerja kerasnya untuk melakukan serbuan vaksinasi guna membentuk herd immunity (kekebalan kelompok, red.) bagi masyarakat," kata Panglima TNI ke jajaran TNI dan Polri di Jawa Timur yang pada Sabtu menggelar vaksinasi massal secara serentak di 32 titik.

Baca juga: Kapolri optimistis target vaksinasi dua juta per hari tercapai
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021