Bantuan korban banjir bandang Minahasa Tenggara dipantau Kemensos

Bantuan korban banjir bandang Minahasa Tenggara dipantau Kemensos

Tenda bantuan dari Kementerian Sosial, Minggu (26/9/2021) dimanfaatkan untuk korban bencana di Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesu Utara . (FOTO ANTARA/HO-Dok. Pribadi).

Minahasa Tenggara, Sulut (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pemantauan langsung proses pendistribusian bantuan bagi warga korban banjir bandang di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara.

"Kami terus melakukan pemantauan distribusi bantuan yang disalurkan Kemensos bagi korban bencana banjir di Minahasa Tenggara," kata Koordinator Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Kemensos, Joko Purnomo di Ratahan, Ibu Kota Kabupaten Minahasa Tenggara ,Minggu.

Ia menjelaskan bantuan logistik dari gudang regional Kemensos itu berupa kasur lipat, makanan siap saji, makanan bayi dan selimut sudah didistribusikan ke lokasi bencana.

“Bantuan ini sudah disalurkan di titik bencana. Sedangkan untuk bantuan air bersih setiap hari kami salurkan kepada warga yang membutuhkan,” katanya.

Joko Purnomio menambahkan pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Tenggara bersama taruna siaga bencana (tagana) yang bekerja cepat melakukan penanganan bencana.

Kepala Dinas Sosial Minahasa Tenggara Franky Wowor menjelaskan saat ini pihaknya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan bagi warga korban bencana.

“Untuk kebutuhan korban banjir sudah terpenuhi, termasuk stok pangan sudah didistribusikan dari provinsi yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial,” katanya.

Ia menambahkan saat ini pihaknya bersama dengan Kemensos akan menambahkan bantuan perlengkapan seperti tikar, kasur, hingga makanan cepat saji, dan makanan bayi.

“Bahan-bahan tersebut sudah ada di dinas, bahkan lain sudah dibagikan, sisanya menunggu data yang masuk pemerintah desa,” katanya.

Khusus dapur umum sudah disiapkan dan akan tetap beroperasi sepanjang masa tanggap darurat selama 14 hari.

“Kalau sudah tidak diperlukan atau keadaan sudah berangsur normal, kita akan pertimbangkan menutup dapur umum,” demikian Franky Wowor.

Baca juga: Pemprov Sulut pastikan bantuan bagi korban banjir di Minahasa Tenggara

Baca juga: Korban banjir bandang di Minahasa Tenggara belum ditemukan

Baca juga: Pemkab tetapkan darurat bencana di Minahasa Tenggara

Baca juga: BRI salurkan bantuan tanggap bencana banjir di Minahasa Tenggara
Pewarta : Jerusalem Mendalora
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021