PDIP beri perhatian khusus di Pilkada Bali

PDIP beri perhatian khusus di Pilkada Bali

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.(ANTARA /Reno Esnir)

Jakarta (ANTARA News) - PDI Perjuangan menaruh perhatian khusus di Pilkada Bali guna memberikan dukungan terhadap pasangan calon gubernur dan calon gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Cokorda Artha Ardhana Sukawati (Koster-Cok Ace).
     
"Ibu Megawati Soekarnoputri pada Lebaran kedua datang ke Bali dan memimpin langsung konsolidasi pemenangan di Bali. Hari ini selaku Sekjen Partai, saya ditugaskan untuk berkampanye di Bali," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin. 
     
Menurut Hasto, Provinsi Pulau Dewata ini sangat penting, tidak hanya karena Pancasila dibumikan dengan baik, namun Bali menjadi penyangga kekuatan nasionalis-kebangsaan; dan salah satu daerah konsentrasi kekuatan Soekarnois.
     
"Karena itulah Koster-Cok Ace memiliki komitmen kuat untuk menjaga keIndonesiaan melalui Pancasila," ujar Hasto Kristiyanto. 
     
Hasto menegaskan bahwa konsepsi pembangunan Koster-Cok Ace benar-benar ramah lingkungan, dan penuh dengan tradisi kebudayaan serta menjabarkan secara komprehensif konsepsi TriHita Karana. 
     
"Bali dalam satu kesatuan kepemimpinan nasional Pak Jokowi, Ibu Megawati dan Koster-Cok Ace, akan menjadikan Bali sebagai Pusat Peradaban dan Kebudayaan Dunia," kata Hasto penuh semangat.
       
Meskipun survey selalu mengunggulkan Koster-Ace, Hasto Kristiyanto tetap mengingatkan agar seluruh simpatisan, anggota, dan kader Partai tetap bekerja keras, gotong-royong, tetap rendah hati dan terus berjuang bersama rakyat.
       
"Rakyat adalah hakim tertinggi. Kememangan terjadi karena memenangkan hati rakyat. Mari kita tingkatkan gotong royong kita untuk kemajuan Bali, terlebih Bali merupakan penjaga Pancasila dan NKRI," kata Hasto.
     
Dosen Ekonomi Universitas Udayana,  Dr Sujana Budi mengatakan konsepsi pembangunan Koster-Cok Ace mengambil saripati dari apa yang oleh Bung Karno disebut sebagai Pola Pembangunan Semesta Berencana.
     
Konsep ini benar-benar menempatkan "local wisdom" dan kebudayaan sebagai acuan dasar.
       
"Saya tidak heran seluruh survey baik di udara melalui sosmed dan pemberitaan online, maupun survey di darat, mengunggulkan Koster-Cok Ace," katanya.
     
Dikatakannya, bahwa Koster-Cok Ace benar-benar pasangan Soekarnois dan mencerminkan apa yang hidup di hati rakyat Bali.
     
"Pasangan Koster-Cok Ace ini senafas dengan kepemimpinan Pak Jokowi. Terlebih setelah Pak Amien Rais dan Prabowo menyatakan diri sebagai Calon Presiden, maka orientasi pilihan masyarakat Bali pun semakin berpihak pada PDI Perjuangan yang telah mencalonkan Pak Jokowi," kata Sujana.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018